Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Wali Kota Semarang Resmikan Jalan YB Mangunwijaya di TPA Jatibarang, Simbol Perjuangan Kaum Marjinal

Wali Kota Semarang Agustina meresmikan jalan menuju TPA Jatibarang sebagai YB Mangunwijaya sebagai bentuk penghormatan pada Romo Mangun.

SEMARANG — Kota Semarang kini memiliki jalan baru yang sarat makna. Wali Kota Semarang, Agustina meresmikan penamaan Jalan YB Mangunwijaya yang menjadi akses utama menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang


Penamaan jalan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap sosok humanis dan rohaniawan Romo YB Mangunwijaya, yang sepanjang hidupnya dikenal gigih memperjuangkan hak-hak kaum marjinal.


Agustina menjelaskan, pemberian nama jalan tersebut tidak sekadar penghormatan simbolis, tetapi juga sarana untuk menghadirkan semangat Romo Mangun di kawasan yang identik dengan tumpukan sampah.


"Ini adalah bentuk apresiasi Pemerintah Kota Semarang kepada Romo Mangun, agar spirit beliau tetap hidup dan menjadi inspirasi di kawasan Jatibarang," ungkap Agustina kepada diswayjateng.com, Senin 8 September 2025


Ia menambahkan, lokasi jalan di sekitar TPA Jatibarang sangat sesuai dengan jejak perjuangan Romo Mangun yang memilih mendampingi masyarakat miskin di daerah kumuh, seperti bantaran Kali Code, Yogyakarta.


"Seandainya beliau masih hidup, saya yakin Romo Mangun akan berdiri di jalan ini, di tengah masyarakat kecil, untuk menyalakan harapan," lanjutnya.


Agustina berharap semangat kemanusiaan Romo Mangun mampu menginspirasi pengelolaan TPA Jatibarang agar berkembang menjadi kawasan ramah lingkungan. 


Saat ini Pemkot Semarang sedang menyiapkan tender internasional untuk mengolah sampah menjadi energi listrik melalui konsep ekonomi sirkular, sanitary landfill, hingga pembangunan PLTSa.

"Semoga TPA Jatibarang tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan menjadi pusat inovasi, energi, dan pemberdayaan masyarakat," tegas Agustina.


Dukungan juga datang dari Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang, Romo FX Sugiyana, Pr., yang mewakili Uskup Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko. 


Ia menyampaikan rasa terima kasih atas penghormatan besar yang diberikan kepada Romo Mangun.


"Penamaan jalan ini sangat tepat. Jika nama jalan ditempatkan di pusat kota atau perumahan elit, mungkin Romo Mangun justru tidak nyaman. Tetapi di TPA Jatibarang inilah semangatnya benar-benar hidup," ujarnya.


Sugiyana berharap penamaan jalan tersebut tidak berhenti sebatas simbol, melainkan juga menjadi pengingat perjuangan Romo Mangun dalam berpihak pada rakyat kecil serta menjaga kelestarian lingkungan.


Sebagai informasi, Romo YB Mangunwijaya merupakan tokoh asal Ambarawa yang dikenal sebagai rohaniawan, arsitek, penulis, sekaligus pejuang kemanusiaan. Ia meraih SEA Write Award (1986) dan Aga Khan Award for Architecture (1992) atas karyanya menata Kampung Kali Code Yogyakarta menjadi kawasan berwarna dan layak huni.


Selain itu, Romo Mangun juga aktif membela hak rakyat kecil, termasuk dalam konflik pembangunan Waduk Kedungombo pada era 1980-an. Hingga kini, namanya terus dikenang sebagai sosok yang berpihak pada kaum marjinal dan peduli pada lingkungan.(SUL)

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube