Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Wali Kota Semarang Dorong Pengembangan Wisata Pantai Mangunharjo

EKONOMI - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti akan membangun Pantai Mangunharjo sebagai destinasi wisata pantai favorit di Kota Semarang. (ist.)

SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang terus berupaya mengoptimalkan potensi wisata pesisir di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu. Wali Kota Semarang, Agustina mengatakan akan mengembangkan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata unggulan yang murah meriah namun tetap indah dan ramah lingkungan.


Pernyataan itu ia sampaikan usai mengikuti kegiatan gowes bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman, Pj Sekda Kota Semarang Budi Prakosa, serta masyarakat sekitar.

 

Rute gowes dimulai dari SMPN 28 Mangkang hingga berakhir di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mangunharjo, sembari menikmati pemandangan matahari terbenam di pesisir barat Kota Semarang.


"Kenapa gowesnya ke sini? Karena kita ingin membangun Pantai Mangunharjo di wilayah Mangkang Kulon menjadi destinasi wisata pantai yang murah, bersih, dan indah untuk masyarakat," ujar Agustina, Minggu 31 Agustus 2025.


Menurut Agustina, kawasan pesisir Mangunharjo memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Selain panorama alam, juga terdapat UMKM lokal, pedagang kaki lima (PKL), hingga kawasan konservasi mangrove yang menjadi daya tarik tersendiri. Ia telah meminta Pj Sekda untuk melakukan pemetaan dan penataan lingkungan agar lebih tertata dan nyaman bagi pengunjung.

"Kalau bisa, kawasan ini kita tata lebih rapi dan sehat. PKL tetap bisa berjualan, wisata tetap terjangkau, tapi suasananya lebih bersih dan nyaman," tegasnya.


Agustina juga menyinggung soal aset lahan di kawasan Pantai Mangunharjo. Sebagian merupakan milik Pemkot Semarang, sementara sebagian lainnya tercatat sebagai aset Pemprov Jawa Tengah, seperti gedung TPI Mangkang. Saat ini, Pemkot tengah mengajukan proses hibah agar aset tersebut bisa dimanfaatkan lebih maksimal untuk pengembangan kawasan wisata.


"Proses hibah sedang berjalan. Ke depan, kita maksimalkan supaya kawasan ini bisa dibangun lebih baik lagi," tambahnya.


Selain fokus pada pembangunan wisata, Agustina menekankan pentingnya menjaga suasana aman dan kondusif di Kota Semarang. Menurutnya, gowes sambil menyapa masyarakat merupakan cara untuk mempererat kebersamaan.


"Kita gowes sekaligus menyapa warga agar mereka merasa rileks. Kalau lihat medsos sekarang kan bikin resah, jadi kita hadir untuk menghibur dan menjaga kondusifitas bersama," jelasnya.