Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Wali Kota Agustina Wilujeng Tambah Tenaga Kesehatan untuk Tangani Warga Terdampak Banjir Semarang

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menambah tenaga medis untuk menangani korban bencana banjir. (Dok pemkot Semarang)

SEMARANG — Banjir yang belum juga surut di sejumlah wilayah Kota Semarang, terutama di Kecamatan Genuk, Pedurungan, dan Gayamsari, kini memasuki pekan kedua. Kondisi ini membuat banyak relawan serta tenaga kesehatan yang bertugas mengalami kelelahan.


Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menginstruksikan penambahan tenaga medis dari Puskesmas yang tidak terdampak banjir untuk membantu pelayanan kesehatan di wilayah tergenang. Langkah ini dilakukan agar petugas yang telah bekerja sejak awal bencana bisa beristirahat.


“Saya sudah minta tenaga kesehatan dari Puskesmas yang aman dari banjir untuk turun membantu ke daerah yang masih tergenang. Mereka akan berkeliling memberikan pelayanan,” ujar Agustina, Jumat 31 Oktober 2025.


Menurutnya, banyak relawan maupun petugas kesehatan di wilayah terdampak mulai kelelahan, bahkan beberapa jatuh sakit karena beban kerja dan tekanan psikologis akibat banjir yang tak kunjung surut.


“Yang bertugas di daerah banjir memang butuh waktu istirahat. Jadi biar bisa saling gantian, agar kondisi mereka pulih kembali,” jelasnya.


Berdasarkan data BPBD Kota Semarang, ketinggian air di beberapa titik masih cukup tinggi. Di kawasan Terboyo Wetan tercatat sekitar 60 sentimeter, sedangkan Jalan Kaligawe dan sekitar RSI masih terendam dengan ketinggian serupa. Di Kelurahan Trimulyo, air masih berkisar antara 40 hingga 60 sentimeter, dan warga masih mengandalkan perahu karet untuk mobilitas.


“Air sulit surut karena aliran ke laut terhambat. Pompa sudah terus dimaksimalkan, sementara bantuan untuk warga juga rutin dikirim,” kata Agustina.


Ia menegaskan, kebutuhan dasar warga terdampak menjadi prioritas utama, mulai dari pasokan makanan, air bersih, hingga logistik bagi mereka yang masih mengungsi.

“Yang penting kebutuhan warga terpenuhi, terutama makanan dan air bersih,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono, menyampaikan bahwa operasi modifikasi cuaca (OMC) masih terus dilakukan untuk menekan curah hujan di wilayah Semarang.


“Operasi modifikasi cuaca sudah masuk sortie ketiga dan masih berlanjut,” ujarnya.


Endro menepis anggapan bahwa OMC gagal, sebab hasilnya sangat bergantung pada kondisi atmosfer yang dinamis.


“Ini bukan gagal, hanya faktor cuaca yang berubah-ubah. Upaya ini tetap berjalan untuk mengurangi potensi hujan deras,” jelasnya.


Ia menambahkan, seluruh jajaran pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat, kini berfokus pada penanganan banjir di tiga kecamatan terdampak utama, yakni Genuk, Pedurungan, dan Gayamsari.


“Semua elemen sedang bekerja keras agar banjir bisa segera teratasi,” tegasnya. (Adv)

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube