Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Varian Baru Covid-19 Kembali Muncul, Dinkes Kota Semarang Imbau Masyarakat Tidak Panik

Seorang warga melakukan konsultasi terkaid beredarnya informasi varian baru Covid 19. Dinkes Kota Semarang Imbau Masyarakat Tidak Panik.

SEMARANG — Kasus Covid-19 kembali muncul pada tahun 2025 dengan varian baru. Namun, masyarakat diminta untuk tidak khawatir atau panik terkait kemunculan kasus baru tersebut.


Terkait informasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Abdul Hakam, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan.


"Kami memang sejak dua minggu lalu sudah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan yang berkaitan dengan kewaspadaan terhadap varian baru Covid-19," ungkapnya kepada wartawan di kantornya, Selasa, 17 Juni 2025.


Surat edaran tersebut berisi imbauan kepada seluruh Dinas Kesehatan di kota dan kabupaten untuk terus menggalakkan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).


"Imbauan itu ditujukan kepada seluruh Dinas Kesehatan di kota dan kabupaten agar selalu menerapkan PHBS, seperti memakai masker dan rutin mencuci tangan," jelasnya.


Lebih lanjut, Hakam menyampaikan bahwa untuk saat ini tidak ada program vaksinasi Covid-19 baik di tingkat kota, provinsi, maupun dari Kementerian Kesehatan pusat.


"Jadi, kalau nantinya memang harus ada episode vaksinasi berikutnya, kami akan sampaikan kepada masyarakat. Namun, hingga saat ini belum ada," ujarnya.

Hakam juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik menghadapi varian baru Covid-19, karena pada dasarnya virus ini memiliki kemiripan dengan virus flu biasa.


"Masyarakat tidak perlu panik. Seperti diketahui, Covid-19 sebenarnya mirip dengan virus flu yang umum menyerang masyarakat," tegasnya.


Ia menambahkan, kondisi pancaroba bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun, sehingga perlu diwaspadai terutama oleh kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, dan balita.


"Kondisi seperti saat ini, misalnya hujan deras di pagi hari lalu tiba-tiba panas, bisa menurunkan imunitas. Ini sangat riskan bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia di atas 60 tahun, atau balita," jelasnya.


Hakam juga mengingatkan pentingnya imunisasi rutin bagi bayi. Selain itu, menjaga pola makan dan istirahat yang cukup merupakan kunci menjaga daya tahan tubuh.


"Imunisasi rutin pada bayi harus tuntas. Pola makan bergizi, istirahat yang cukup, serta aktivitas fisik sangat penting untuk mencegah virus, termasuk Covid-19," pungkasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube