Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Tembok Pagar SD Negeri 03 dan Ponpes Pancasila Salatiga Ambruk, Kerugian Puluhan Juta Rupiah

PEMBERSIHAN : Personil BPBD Kota Salatiga saat melakukan pembersihan tembok SD Negeri 03 Blotongan dan Pondasi Ponpes Pancasila yang ambruk Kamis 23 Oktober 2025. Foto : ist/Erna Yunus Basri

SALATIGA — Dua bangunan tembok pagar sekolah ambruk rata dengan tanah, saat angin puting beliung melanda Salatiga. 


Keduanya yakni, SD Negeri 03 Blotongan, Prampelan RT02 / RW06, dan Pondasi bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Pancasila, Prampelan RT02 / RW06, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga


Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi DBD Kota Salatiga Wiryawan saat dikonfirmasi wartawan Disway Jateng mengatakan, ambruknya pondasi dan tembok pagar bangunan SD Negeri 03 dan Ponpes Pancasila Salatiga tidak sampai menimbulkan korban jiwa. 


"Saat ini hari Kamis 23 Oktober 2025 kita melakukan pembersihan material bangunan akibat angin puting beliung.


Salah satunya, penanganan kejadian di rombohnya pondasi dan tembok pagar bangunan SD Negeri 03 Blotongan Prampelan Salatiga," ungkap Wiryawan ditemui di lokasi bencana angin puting beliau di Jalan Indraprasta Bendosari RT06 / RW05, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga. 


Wiryawan menerangkan, ambruknya bangunan tembok terjadi pada Kamis 23 Oktober 2025 pukul 11.00 WIB di Kota Salatiga saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan beberapa wilayah di Kelurahan Blotongan, Kelurahan Dukuh dan Kelurahan Kumpulrejo.


Pondasi dan pagar SDN 3 Blotongan, Prampelan RT02 / RW06, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga yang roboh dari bangunan bata merah, dengan panjang ±20m dan tinggi 2 meter.


Ambruknya pagar bangunan sekolah itu disebabkan karena adanya penggerongan air dibawah pondasi. 

"Sehingga, mengakibatkan sebagian robohan pagar menutup sebagian jalan dengan prakiraan kerugian ±20.000.000," terangnya. 


Sedangkan pondasi ambruk di Ponpes Pancasila Prampelan RT02 / RW06, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, memiliki panjang ±10m, tinggi 3m, dengan lebar 30cm roboh ke dalam sebagian kolam ikan dengan prakiraan kerugian ±10.000.000


Ia menambahkan, seluruh personel BPBD Kota Salatiga saat ini terkonsentrasi di beberapa titik akibat bencana alam ini. 


Sebagian personel hingga kini masih membantu mengganti genting serta bangunan yang roboh akibat angin puting beliung di Jalan Indraprasta Bendosari RT06 / RW05, Kelurahan Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga yang mengakibatkan total 7 bangunan rumah dan 1 Gedung Aula MTA dengan jumlah 10KK, 26 Jiwa mengalami kerusakan di bagian atap.


Sementara itu, angin puting beliung juga menyebabkan pohon berjenis ketapang yang tumbang di area SMP N 7 Salatiga Jalan Setiaki No. 15, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.


Pohon berdiameter 30cm dan 40cm dengan panjang ±8m-9m menimpa atap bangunan gazebo dan atap bangunan greenhouse. Meski tidak ada korban jiwa, namun prakiraan kerugian ±5.000.000. 



Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube