Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

SPMB SMP Negeri Kota Semarang Dibuka, Sekolah Favorit Jadi Incaran Calon Siswa dari Luar Daerah

PMB SMP Negeri Kota Semarang mulai dibuka
berbagai sekolah favorit jadi incaran calon siswa dari luar daerah. Salah satunya SMP Negeri 22 Kota Semarang dalam 2 hari pendaftaran sudah hampir memenuhi kuota.

SEMARANG — Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tingkat SMP Negeri Kota Semarang resmi dibuka secara online mulai Minggu, 22 Juni 2025. Sejumlah sekolah favorit pun mulai diburu para orang tua dan siswa, baik dari dalam zonasi maupun luar daerah yang melalui jalur mutasi dan prestasi.


Salah satu sekolah yang menjadi incaran adalah SMP Negeri 22 Kota Semarang yang berlokasi di Kecamatan Gunungpati. Sekolah ini membuka empat jalur penerimaan, yakni domisili (zonasi), afirmasi, prestasi, dan mutasi.


Sejak SPMB dibuka, SMPN 22 Kota Semarang juga telah menyiapkan posko layanan pengaduan untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala selama proses pendaftaran online.


Salah satu warga, Dewi Sulistyowati, sempat mengalami kendala saat mendaftarkan putranya melalui jalur domisili. Meski putranya merupakan lulusan SD Negeri Plalangan 01 Gunungpati, namun Kartu Keluarga (KK) telah berpindah ke wilayah Boja, Kabupaten Kendal.


"Karena terkendala domisili dan anaknya ingin tetap sekolah di sini, kami disarankan mendaftar lewat jalur prestasi berdasarkan piagam yang dimilikinya. Syukurlah sudah berhasil daftar," ungkap Dewi kepada Diswayjateng.com, Senin, 23 Juni 2025.


Menurutnya, SMPN 22 Gunungpati adalah sekolah unggulan dengan berbagai prestasi, salah satunya di bidang urban farming.


"Saya melihat di media sosial, SMPN 22 ini banyak meraih kejuaraan. Harapan kami sebagai orang tua, anak bisa berkembang lebih baik di sini," tambahnya.


Meski saat ini berdomisili di Kendal, Dewi berencana pindah kembali ke Gunungpati agar anaknya lebih mudah bersekolah di Kota Semarang.


"Rencana nanti pindah lagi ke Gunungpati, supaya setelah SMP bisa lanjut ke SMK di Kota Semarang. Meskipun SMK sudah lintas provinsi, tapi kalau di kota lebih mudah dari sisi akomodasi," jelasnya.

Untuk tahun ajaran 2025/2026, SMPN 22 Kota Semarang membuka 8 rombongan belajar (rombel) dengan total kuota 256 siswa, yang terbagi dalam jalur Domisili/zona 40 persen, Afirmasi 25 persen, Prestasi 25 persen dan Mutasi 5 persen.


Kepala SMPN 22 Kota Semarang, Muslimin, menjelaskan bahwa pendaftaran berlangsung mulai 22 hingga 26 Juni 2025 secara daring. Selanjutnya, tahap analisis dan pemeringkatan dilakukan pada 30 Juni hingga 1 Juli 2025, dan pengumuman serta daftar ulang online dilaksanakan pada 2–4 Juli 2025.


"Selama masa pendaftaran, kami membuka posko pengaduan dari pukul 08.00–16.00 WIB untuk membantu mengatasi berbagai kendala. Beberapa masalah umum seperti KK di luar zona, piagam yang belum terunggah, atau kesalahan tahun kelahiran sering ditemui," paparnya.


Ia menambahkan, kelurahan yang masuk zona satu SMPN 22 antara lain, Cepoko, Gunungpati, Jatirejo, Kalisegoro, Kandri, Mangunsari, Ngijo, Nongkosawit, Pakintelan, Patemon, Plalangan, Pongangan, Sadeng, Sekaran, Sumurejo, Bubakan, Jatibarang, Karangmalang, Polaman, Purwosari, Kalipancur, Kembangarum, dan Manyaran.


"Calon siswa jalur zonasi akan dikelompokkan tersendiri. Jika usia atau persyaratan lain tidak memenuhi, mereka bisa dialihkan ke jalur prestasi, selama belum melewati batas pengumuman," jelas Muslimin.


Sebagai sekolah favorit di kawasan Gunungpati, dalam dua hari pertama pendaftaran SPMB 2025/2026, jumlah pendaftar sudah mencapai 237 siswa, mendekati kuota maksimal 256 orang.


"Untuk jalur domisili saja, mungkin sudah mencapai sekitar 108–110 pendaftar. Total yang mendaftar tadi sudah 207 orang. Artinya, yang diterima dan tidak diterima jumlahnya hampir seimbang, bahkan kadang lebih banyak yang tidak diterima," terangnya.


Muslimin menambahkan, selain unggul secara akademik, siswa SMPN 22 juga kerap berprestasi di bidang olahraga seperti futsal, bola voli, hingga pencak silat.


"Setiap hari Senin saat upacara, kami selalu umumkan siapa saja yang berhasil meraih prestasi, sebagai bentuk penghargaan dan motivasi bagi siswa lainnya," tutupnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube