Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Sekda Jateng Beri Semangat Siswa, MPLS di Sekolah Rakyat Semarang

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono didampingi Sekda Jateng Sumarno saat membuka sekolah rakyat ke-13 di Kota Semarang
Jawa Tengah
Selasa (30/09/2025).

SEMARANG — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah memberi motivasi kepada para peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 45 Kota Semarang, Selasa (30/9/2025).


Sekolah ini berlokasi di kompleks Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Semarang.


Saat menyambut para siswa, Sekda menyalami satu per satu dan mengajak mereka mengikuti MPLS serta pembelajaran di SRT 45 dengan penuh semangat.


“Semangat ya,” ucapnya singkat kepada para pelajar.


Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono meresmikan pembukaan Sekolah Rakyat ke-13 di Jawa Tengah.


Kementerian Sosial RI telah meluncurkan 14 Sekolah Rakyat di provinsi ini sebagai upaya memutus rantai kemiskinan ekstrem dan memberi harapan bagi keluarga miskin.


Dari total 14 sekolah, 13 telah berjalan sementara satu lagi di Sragen segera beroperasi.


SRT 45 disebut terintegrasi karena menggabungkan dua jenjang pendidikan, yakni SD dan SMA, masing-masing dengan 50 siswa.


Agus Jabo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan seluruh rakyat dapat bersekolah tanpa kecuali.


Pendirian Sekolah Rakyat dinilai menjadi salah satu instrumen memutus transmisi kemiskinan di Jawa Tengah, provinsi dengan penduduk terbanyak ketiga di Indonesia.

“Dengan berbagai program pemberdayaan, harapannya sesuai target Pak Presiden, pada 2026 kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah bisa nol persen,” ujarnya saat meninjau ruang kelas SRT 45.


Seleksi siswa dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dari proses tersebut ditetapkan penerima melalui pemeringkatan sepuluh desil sebagai dasar penetapan calon siswa.


Saat ini terdapat 165 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.


Para siswa memperoleh fasilitas lengkap, mulai dari ruang kelas yang layak, asrama, laboratorium, delapan jenis seragam, hingga rencana penyediaan satu laptop per siswa.


“Presiden ingin siswa cerdas, berkarakter, dan memiliki keterampilan,” tegas Agus.


Ia juga menjamin sekolah bebas dari perundungan, intoleransi, dan pelecehan. Sebelum bertugas, para guru, kepala sekolah, dan tenaga pendidik telah mendapat pembekalan dan mengikuti retreat dengan materi dari berbagai lembaga.


Agus mengakui, adaptasi lingkungan baru tidak selalu mudah, apalagi dengan sistem asrama. Untuk mengurangi rasa rindu pada orang tua, sekolah memberi ruang bagi siswa untuk melakukan kunjungan dan video call.


Sementara itu, sejumlah siswa SMA dan SMK SRT 45 menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin atas dukungan penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Jawa Tengah.


Radith, salah satu siswa yang bercita-cita menjadi CEO, mengungkapkan rasa terima kasihnya.


“Terima kasih kepada Pak Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin yang sudah membantu memfasilitasi kami siswa SMA dan SMK sehingga bisa mewujudkan cita-cita,” ujarnya bersama dua rekannya, Bastian dan Noval.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube