SALATIGA — Bunda PAUD Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, punya jurus jitu untuk memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini (PAUD). Jurus itu bernama program ”Siji Desa Loro PAUD (Sedulor PAUD)”.
Program ini diluncurkan Nawal bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Jateng di tengah Rapat Koordinasi (Rakor) Bunda PAUD Jawa Tengah 2025–2029 di Salatiga. Tiga program unggulan langsung digelontorkan.
Selain Sedulor PAUD, ada juga Jateng Semangat Nyokong PAUD (Jateng Sayang PAUD) dan PAUD Berbasis Masyarakat (PAUD EMAS).
"Melalui program 'Sedulor PAUD', kita ingin memperkuat fondasi pendidikan di Jawa Tengah," tegas Nawal.
Tak hanya itu, Nawal juga berharap Rakor ini bisa jadi momentum bagi seluruh Bunda PAUD di Jateng untuk memperkuat sinergi. Tujuannya, agar layanan PAUD makin berkualitas dan merata sampai ke pelosok desa.
"Harapannya, kelembagaan PAUD makin kuat dan SDM-nya meningkat. Guru-guru lebih sejahtera dan anak-anak mendapatkan layanan terbaik," imbuhnya.
Di tempat yang sama, Bunda PAUD Kota Salatiga, Retno Margiastuti, mengaku senang Rakor akbar ini digelar di kotanya. Ia mendukung penuh semua gagasan yang diluncurkan.
"Kami juga sangat senang acara ini dilaksanakan di Salatiga. Sekaligus bisa mengenalkan kota kami kepada seluruh Bunda PAUD se-Jawa Tengah," ujar Retno.
Retno juga menyoroti pentingnya layanan PAUD inklusif. Ini untuk memastikan anak-anak berkebutuhan khusus juga mendapatkan kesempatan yang sama dalam pendidikan sejak dini. Ia yakin, apa yang dibahas dalam forum ini tidak akan berhenti di tataran wacana. "Semua akan menjadi hasil nyata agar kita bisa bergerak bersama dari atas hingga ke bawah," tandasnya.
"Pendidikan usia dini harus kita utamakan. Program Sedulor PAUD sangat penting, begitu juga inklusi, sinergi, dan evaluasi berkala," tutup Retno.