SALATIGA — Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan mendorong peningkatan ekonomi unggulan melalui pelatihan Pengembangan Agribisnis Anggrek.
Harapan ini disampaikan Robby saat menghadiri pelatihan Pengembangan Agribisnis Anggrek yang diselenggarakan Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga di Ruang Tamansari Gedung Setda, Selasa 16 September 2025.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua TP PKK Salatiga, Retno Robby Hernawan, Kepala Dinas Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga dan puluhan peserta pelatihan.
Disampaikan Robby, pelatihan ini dapat terwujud sejalan dengan Kota Salatiga yang indah, anggun, dan berwibawa.
"Pelatihan Pengembangan Agribisnis Anggrek ini dimaksudkam untuk melihat sisi bisnis dari bidang pertanian karena anggrek merupakan komoditas yang menjanjikan," ungkap dia.
Anggrek memiliki penggemar yang cukup luas, ada dari golongan pehobi, koleksi, hingga industri flora kultural. Artinya, anggrek tidak hanya sekedar tanaman hias tapi punya peluang yang bisa menopang ekonomi.
Robby berpesan kepada seluruh peserta, jangan asal hadir saja tapi betul-betul diperhatikan teknik budidaya yang betul itu seperti apa.
Dan program ini merupakan inisiasi pemerintah sesuai dengan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Ia menyadari, anggrekisasi ini harus dijalankan bersama dan tidak mungkin hanya dikerjakan oleh Dispangtan tapi harus dikerjakan bersama dengan kolaborasi seluruh pihak.
"Jangan asal hadir saja, supaya mendapatkan hasip yang maksimal. Inshaallah kalau ditekuni, usaha tidak akan mengkhianati hasil," pintanya.
Sementara, Ketua TP PKK Salatiga, Retno Robby Hernawan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat untuk menggali potensi di masyarakat.
Belajar dari keberhasilan daerah lain, Retno menyebutkan dengan program pelatihan dan pendampingan TP PKK Salatiga sangat mendukung penuh.
Pasalnya, pelatihan budidaya anggrek dipilih sebagai salah satu upaya untuk pemberdayaan masyarakat karena selain memiliki tampilan yang indah juga memiliki nilai ekonomis tinggi.
"Pelatihan dilaksanakan supaya masyarakat bisa berwirausaha dengan budidaya anggrek untuk memperbaiki ekonomi masyarakat. Apalagi, budidaya ini cocok untuk dikembangkan karena dinilai dapat meningkatkan ekonomi keluarga, dapat digunakan untuk pemanfaatan lahan yang terbatas, serta untuk mempercantik lingkungan," sambut Retno.
Retno berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan maksimal sehingga ilmu yang diterima dapat diteruskan pada masyarakat.
Dalam laporan penyelenggaraan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kota Salatiga, kegiatan pelatihan tersebut dengan maksud memajukan ekonomi inklusif berbasis sektor unggulan daerah.
Selain itu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terhadap budidaya anggrek di Kota Salatiga.
Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari tangaal 16-18 September 2025 dengan jumlah peserta 50 orang terdiri dari TP PKK, Kelompok Wanita Tani, dan Kelompok Tani. Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari RL Orchid Salatiga.