SALATIGA — Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, menyinggung peran pengawas sangat strategis dalam Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Salatiga.
Hal ini disampaikan Nina ditengah Pelatihan Perkoperasian dan Pelatihan Akuntansi bagi Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Aula Kantor Dinkop UKM, Selasa 21 Oktober 2025.
Kegiatan diinisiasi Dinas Koperasi UKM Kota Salatiga itu, dihadiri juga Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga, Dr. Bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si., para pengawas KKMP dari berbagai kelurahan, serta perwakilan tenaga pendamping koperasi.
Disampaikan Nina, pengawas KKMP di Salatiga sebagai mata dan telinga koperasi yang menentukan kesehatan dan keberlanjutan usaha.
"Ini adalah instruksi langsung dari Bapak Presiden untuk membentuk KKMP sebagai ujung tombak penguatan ekonomi rakyat di seluruh Indonesia," kata Nina.
Dan yang pasti, lanjut dia, bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggotanya dan masyarakat melalui usaha bersama.
"Mari kita wujudkan cita-cita bersama agar KKMP tumbuh dan berkembang menjadi koperasi yang hebat, mandiri, sehat, dan berkelanjutan demi meningkatkan perekonomian di kota Salatiga,” imbuhnya.
Dalam kegiatan pelatihan, Nina mengapresiasi kehadiran para pengawas KKMP.
Wawali berharap pengawas koperasi dapat menjalankan pelatihan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kompetensi dalam mengelola dan mengawasi koperasi merah putih.
Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga, Dr. Bayu Joko Mulyono, menyebutkan jika pelatihan tahap II ini diikuti 25 peserta pengawas Koperasi Merah Putih dari beberapa kelurahan.
Selanjutnya, para peserta diberikan materi secara lengkap dengan metode pendampingan campuran.
Mulai dari identifikasi potensi KKMP, jati diri koperasi, tugas dan fungsi pengawas, inovasi hingga digitalisasi bagi pengawas, dan masih banyak lagi.
"Melalui metode pengajaran ataupun campuran sehingga lebih banyak diskusi dan praktek pendampingan oleh tenaga pendamping koperasi," ujar Kepala Dinkop UKM.