UNGARAN — Kapolres AKBP Ratna Quratul Ainy mengungkapkan ada satu pleton personel Polres Semarang yang diperbantukan atau BKO ke Kota Semarang.
Hal ini disampaikan Kapolres saat Apel Kesiapsiagaan di Halaman Mapolres Semarang, Minggu 19 Oktober 2025, petang.
Apel Kesiapsiagaan ini diikuti 285 personel dari berbagai satuan fungsi. Turut hadir Wakapolres Semarang, para Pejabat Utama Polres, serta seluruh Kapolsek jajaran.
Lebih jauh Kapolres menjabarkan kondisi wilayah Hukum Polres Semarang. Menurut dia, untuk memperkuat pengamanan sementara personel lainnya tetap siaga di Mako Polres.
Hal ini sebagai langkah pengamanan berlapis agar setiap situasi dapat direspons cepat dan tepat.
"Saya tekankan kepada seluruh personel, apabila sewaktu-waktu diperlukan, paling lambat lima belas menit harus sudah berkumpul. Kita harus peka terhadap situasi di lapangan dan menyesuaikan langkah sesuai dinamika yang terjadi," lanjutnya.
Kapolres Semarang menegaskan bahwa jajaran Polda Jawa Tengah juga telah menyiapkan pola pengamanan terpadu dengan tingkat siaga terpusat.
Dimana, setiap satuan kewilayahan, termasuk Polres Semarang, diarahkan memaksimalkan kesiapan baik personel, peralatan, maupun sarana pendukung lainnya.
Kapolres Semarang kembali menekankan kepada seluruh jajaran agar tetap menjaga kesehatan, soliditas, serta meningkatkan kedisiplinan dalam bertugas.
"Siap siaga bukan hanya berarti siap fisik, tetapi juga siap mental, siap berkomunikasi, dan siap mengambil langkah cepat ketika situasi membutuhkan," pungkasnya.
Apel ini menurut dia, menjadi cerminan kesiapan Polres Semarang dalam mengawal keamanan wilayah, sekaligus komitmen nyata untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Semarang.
AKBP Ratna menegaskan, Apel Kesiapsiagaan bukan hanya sebatas kegiatan seremonial tetapi menjadi wujud kesiapan nyata Polres Semarang dalam menghadapi segala bentuk tantangan kamtibmas.
"Dengan koordinasi yang kuat antar satuan dan dukungan masyarakat, diharapkan seluruh kegiatan menjelang satu tahun kepemimpinan nasional dapat berjalan aman, tertib, dan lancar," pungkasnya.