Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Sambut Kemerdekaan, Warga Kampung Kanguru Kota Semarang Pasang Bendera Merah Putih Raksasa 80 Meter

Warga lintasi kampung Kanguru Rt7 yang dihiasi bendera raksasa sepanjang 80 meter. (Wahyu Sulistiyawan)

SEMARANG — Suasana meriah terasa di Kampung Kanguru, RT 7/RW 3 Kelurahan Gayamsari, Semarang. Warga setempat menyambut HUT RI ke-80 dengan cara yang unik: membentangkan bendera merah putih raksasa sepanjang 80 meter di sepanjang lorong kampung, lengkap dengan hiasan lampu kerlap-kerlip yang terbuat dari galon bekas.


Bendera dibentangkan mulai dari gapura hingga ujung gang, diikat rapi hingga membentuk gelombang yang indah. Tidak hanya itu, warga juga menambahkan sentuhan seni lewat mural bertema perjuangan, seperti gambar Bung Tomo, pemandangan persawahan, hingga adegan heroik para pahlawan.


Purwanti, salah satu warga, mengaku bangga dan senang melihat kampungnya tampil bersih dan penuh warna.


"Senang banget, kampung jadi bersih, rapi, dan terang. Harapannya tahun depan lebih maju lagi," ujarnya sambil tersenyum.


Ia menambahkan, pemasangan bendera ini dilakukan secara kerja bakti oleh bapak-bapak waktu libur kerja hingga malam hari.


"Pemasangan bendera raksasa ini dilakukan secara kerja bakti bapak-bapak saat libur kerja, bahkan dilembur sampai malam," katanya.

Setelah memeriahkan HUT ke 80 kemerdekaan RI, Purwanti menambahkan rencana akan diturunkan agar lebih awet.


"Kemungkinan kalau sudah lewat Agustus, mungkin diturunkan. Karena cahayanya terang banget dan biar lebih awet," katanya.


Ketua RT 7, Ragil Suratman, menjelaskan bahwa ide membentangkan bendera sepanjang 80 meter ini muncul dari warga sendiri.


“Panjang bendera menyesuaikan dengan HUT Kemerdekaan ke-80. Pemasangan dilakukan secara gotong royong dan swadaya warga, memakan waktu tiga hari,” jelasnya.


Ragil menambahkan, kegiatan ini bukan hanya soal hiasan, tetapi juga menjadi pengingat akan makna persatuan dan gotong royong. Nama Kampung Kanguru sendiri punya filosofi khusus.


“Kanguru di sini bukan hewan Australia, tapi singkatan dari Keluarga Ageng Guyub Rukun. Semboyan ini hidup setiap tahun lewat lomba grengseng dan K3 (Kebersihan, Keamanan, dan Ketertiban),” terangnya. (SUL)

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube