Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Rumah Dijebol Paksa, Ratusan Korban BLN Negosiasi dengan Kapolres dan Dandim Salatiga

MENCONGKEL : Ratusan korban Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) mencongkel paksa gerbang rumah Nicholas Nyoto Prasetyo atau Nicho di Jalan Merdeka Selatan Salatiga dan ditemui Kapolres dan Dandim 0714 Salatiga Rabu 1 Oktober 2025. Foto : Erna Yunus

SALATIGA — Ratusan korban Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) mencongkel paksa gerbang rumah Nicholas Nyoto Prasetyo atau Nicho di Jalan Merdeka Selatan, Salatiga, Rabu 1 Oktober 2025. 


Upaya mencongkel ini lantaran para korban sudah geram atas tingkah Nicho yang selalu menghilang. 


Selain itu, para korban juga menagih janji pengurus BLN terkait pencairan dana yang dijanjikan akan cair per tanggal 30 September 2025. 


Dari pantauan ratusan korban BLN membuka pagar gerbang Nicho dengan menggunakan linggis. 


Akhirnya gembok yang menutup gerbang rumah Nicho terbuka, namun para anggota Koperasi ini hanya bisa sampai garasi saja.


Para anggota BLN yang menerobos rumah pun dihalangi sejumlah anggota Tim Sabara termasuk sejumlah anggota Negosiator agar tidak berbuat anarkis, yang dipimpin langsung Kapolres Salatiga AKBP Veronica. 


Selang beberapa waktu, Dandim Salatiga Letkol Inf. Guvta Alugoro Koedoes tiba di lokasi ikut menenangkan para korban yang dijanjikan datang pada tanggal 30 September 2025. 


Kapolres Salatiga sempat bernegosiasi dengan para korban BLN tepat di depan garasi rumah Nicho. 

Kapolres tegas menyatakan bahwa langkahnya bernegosiasi dengan para korban BLN sebagai upaya melindungi anggota koperasi sendiri, agar terhindar dari tidak pidana. 


Ia pun meminta para korban yang telah membuat laporan resmi ke polres salatiga mengawal kasus ini. 


"Saya satu-satunya polres yang berani mengangkat kasus ini seluruh indonesia. Baru saya, satu-satunya Polres yang berani mengangkat kasus ini," ungkap AKBP Veronica. 


Ia pun mensimulasikan kasus warga yang masuk rumah kemudian berujung anarkis. 


Upaya anarkis dihalanginya, bagian dari tugasnya menghindari dan melindungi para anggota Koperasi BLN dan masyarakat sekitar tempat rumah Nicho. 


Hal senada disampaikan Letkol Inf. Guvta Alugoro Koedoes. Ia pun mengingatkan para korban BLN untuk berfikir ulang untuk memaksa masuk ke rumah Nicho. 


Sementara, Kuasa Hukum Korban BLN Aris Carmadi kepada wartawan menegaskan pihaknya akan terus mengupayakan uang para korban kembali. 


"Kami sejauh ini telah mengupayakan ke Sekda Provinsi untuk ikut membantu kami memberikan pengawalan ke Polda Jateng terkait kasus dugaan penipuan dilakukan BLN pimpinan Nicholas," pungkas dia. 


Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube