Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Prof Dr. H. Mubasirun, M.Ag Ajak Majelis Ta'lim Hati Beriman Salatiga Perbanyak Bersyukur

DIIKUTI : Ratusan Majelis Ta'lim Hati Beriman Kota Salatiga mengikuti pengajian akbar di Masjid Al-Muhajirin di Jalan Bima No. 4 Grogol Baru Dukuh Kota Salatiga Jumat 22 Agustus 2025. Foto : Erna Yunus Basri

SALATIGA — Prof. Dr. H. Mubasirun, M.Ag., mengajak Majelis Ta'lim Hati Beriman Salatiga untuk selalu perbanyak bersyukur atas nikmat Allah SWT. 


Ajakan Prof. Dr. H. Mubasirun, M.Ag ini ia sampai saat menjadi penceramah dalam pengajian akbar digelar Majelis Ta'lim Hati Beriman Kota Salatiga yang dipusatkan di Masjid Al-Muhajirin di Jalan Bima No. 4, Grogol Baru, Dukuh, Sidonuk, Salatiga, Jumat 22 Agustus 2025, petang. 


Pengajian akbar rutin ini menjadi agenda tahunan Majelis Ta'lim Hati Beriman Salatiga yang diketuai Titik Sutomo tersebut. 


Disampaikan Prof. Dr. H. Mubasirun, M.Ag., seberapa besar nikmat yang diterima Muslim dan tidak akan bisa menghitungnya sekali pun sebagai seorang ahli matematika. 


"Seberapa besar nikmat yang diberikan Allah SWT dan diterima kita sebagai Muslim, tidak akan bisa menghitungnya sekali pun sebagai seorang ahli matematika. Untuk itu, saya mengajak Majelis Ta'lim Hati Beriman Salatiga untuk selalu bersyukur dengan berbagi cara," ungkap Mubasirun yang merupakan Guru Besar di bidang Ilmu Tafsir UIN Salatiga yang juga mengajar dan menjadi pengasuh majelis tafsir Al-Qur'an di Salatiga dan Kabupaten Semarang sejak tahun 1990. 


Pengasuh sejumlah Majelis Tafsir Al-Qur'an di wilayah Kota Salatiga dan Kabupaten Semarang itu mengibaratkan rasa syukur yang dilakukan mahluk hidup ciptakan Allah SWT yakni ayam. 


"Ayam tidak pernah mengaji dan tidak pernah sekolah, tapi pintarnya pol. Ayam itu kalau mengeluarkan telur kenikmatannya pasti memberitahukan kepada manusia, tapi ketika mengeluarkan kotoran ayam diam saja itu berarti ayam mengerti etika," paparnya. 

Begitu pula dengan Muslim, jika (Muslim) rajin mengaji akan paham dan mengerti tentang apapun. 


Bahkan, jika Muskim mengerti dan paham apapun tidak akan mudah salah paham serta bisa melakukan apapun. 


"Perlu diingat, kondisi seseorang yang sakit-sakitan ataupun senang-senang bukan menjadi ukuran untuk disenangi oleh Allah SWT. 

Berlimpahan kekayaan pun bukan menjadi ukuran disenangi oleh Allah SWT," tandasnya. 


Melalui kegiatan Majelis Ta'lim Hati Beriman Salatiga ini, ia mengajak Muslim untuk selalu bersyukur dengan beragam cara.


Dan dalam kesempatan yang sama, Prof. Dr. H. Mubasirun, M.Ag., mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada panitia dan pengurus Takmir Masjid Nurul Islam dapat menggelar pengajian akbar yang diinsiasi Majelis Ta'lim Hati Beriman Kota Salatiga. 


Sementara, Ketua Majelis Ta'lim Hati Beriman Salatiga Titik Sutomo menyampaikan sejak berdiri tahun 2014, Yayasan Hati Beriman Salatiga melayani masyarakat di bidang media, pendidikan, ekonomi, dakwah serta sosial. 


Melalui Majelis Ta'lim Hati Beriman Salatiga, ia mengajak seluruh anggota menyelami serta merealisasikan apa yang menjadi dakwah dari penceramah demi kemaslahatan umat. 

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube