Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Perkuat Kafilah Menuju MTQ Nasional 2026, LPTQ Kota Semarang Gelar FGD

Kepala Kementerian Agama Kota Semarang Muhtasit siapkan strategi menuju MTQ Nasional 2026. (Wahyu Sulistiyawan)

SEMARANG — Dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional 2026, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Semarang menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Strategi Jitu Meningkatkan Daya Saing Kafilah Menuju MTQ Nasional”.


Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Pandanaran Semarang dan diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri atas pengurus LPTQ Kota Semarang serta perwakilan LPTQ dari seluruh kecamatan di Kota Semarang.


Hadir sebagai narasumber antara lain Pj Sekda Kota Semarang sekaligus Ketua Umum LPTQ Kota Semarang, Budi Prakosa, Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, Muhtasit, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Semarang, Muhammad Ahsan.


Ketua Pelaksana Harian LPTQ Kota Semarang, Labib, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja LPTQ Tahun 2025, dengan tujuan utama meningkatkan mutu penyelenggaraan dan kualitas peserta MTQ di Kota Semarang.


“Apalagi, Kota Semarang telah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ XXXI Tingkat Nasional tahun 2026, sehingga perlu dilakukan pembinaan dan strategi yang matang sejak dini,” ujarnya, Kamis 16 Oktober 2025.


Ketua Umum LPTQ Kota Semarang, Budi Prakosa, dalam arahannya menegaskan pentingnya kesiapan Kota Semarang dalam menyongsong MTQ Nasional 2026, baik dari sisi kuantitas peserta maupun kualitas pelaksanaan.


“Tugas kita cukup berat karena harus mempertahankan gelar Juara Umum MTQ Tingkat Jawa Tengah yang sudah diraih Kota Semarang dua kali berturut-turut,” tegas Budi.


Ia menambahkan, sinergi antara LPTQ dan Pemerintah Kota menjadi kunci kesuksesan penyelenggaraan MTQ. Pemerintah Kota Semarang, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk anggaran, fasilitas, maupun sarana pendukung lainnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Semarang, Muhtasit, menilai bahwa Kota Semarang memiliki potensi besar dalam meningkatkan prestasi di ajang MTQ. Hal ini didukung oleh banyaknya bibit unggul dari pesantren besar serta akademisi berkompeten yang tersebar di berbagai universitas di Kota Semarang.


“Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota, peluang Kota Semarang untuk menjadi yang terbaik di tingkat nasional semakin besar,” jelasnya.


Untuk mencapai hal tersebut, Muhtasit menekankan pentingnya pola pembinaan peserta MTQ yang terarah dan berkesinambungan. Ia juga menyarankan agar LPTQ Kota Semarang segera membentuk Tim Penyelenggara dan Tim Pemenangan MTQ guna memperkuat koordinasi dan pelatihan peserta.


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Semarang, Muhammad Ahsan, mengimbau seluruh LPTQ Kecamatan se-Kota Semarang untuk mulai menyiapkan strategi pembinaan terbaik guna meningkatkan daya saing kafilah di tingkat kota maupun provinsi.


“LPTQ Kecamatan memiliki peran penting dalam menjaring bibit unggul dari tingkat bawah,” ujarnya.


Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Semarang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp90 juta untuk setiap kecamatan guna mendukung pelaksanaan kegiatan MTQ dan pembinaan peserta di wilayah masing-masing.


Dengan pelaksanaan FGD ini, LPTQ Kota Semarang berharap mampu memperkuat koordinasi, memperkokoh strategi pembinaan, serta mempersiapkan kafilah terbaik agar Kota Semarang tidak hanya sukses sebagai tuan rumah MTQ Nasional 2026, tetapi juga mampu mempertahankan prestasi gemilang di tingkat nasional.