Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Peringati Hari Santri Nasional di Salatiga, Robby Pesan Rawat Tradisi Pesantren

SANTRI - Apel akbar peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 tahun 2025 di Alun-alun Pancasila diikuti ribuan pelajar dan santri
Rabu 22 Oktober 2025. (dok. sd al azhar 22 salatiga)

SALATIGA — Di tengah peringatan ke-11 Hari Santri Nasional tingkat Kota Salatiga, Wali Kota Robby Hernawan mengajak para santri merawat tradisi pesantren namun tak lupa terus berinovasi. 


"Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawat tradisi pesantren, namun peluklah inovasi zaman," pesan Robby saat memimpin Apel Akbar Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 Tahun 2025 di Alun-Alun Pancasila, Rabu 22 Oktober 2025.


Hadir dalam apel itu, Wakil Wali Kota, Jajaran Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah beserta Para Asisten, Kepala Kantor Kemenag Kota Salatiga, Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah, ribuan santri dari berbagai sekolah dan pondok pesantren serta tamu undangan lainnya. 


Wali Kota menekankan, pesantren adalah pusat pendidikan Nusantara yang melahirkan generasi cerdas intelektual, kuat spiritual, dan bermoral. 


Tema HSN tahun ini, diakuinya mencerminkan tekad santri menjaga kemerdekaan sekaligus menggerakkan kemajuan bangsa.


"Santri harus menjadi pelaku sejarah baru, membawa nilai Islam rahmatal lil ‘alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban," tuturnya.


Wali Kota yang juga membacakan sambutan tertulis Menteri Agama RI bertema 'Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia" itu, menyelidiki ungkapan duka cita atas wafatnya 67 santri di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, serta penegasan kehadiran negara melalui Kementerian Agama dalam proses pemulihan.

Ia menyebut, perhatian besar pemerintah terhadap pesantren, antara lain melalui UU Nomor 18 Tahun 2019 dan Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Dana Abadi Pesantren.


Sedikit mengingat sejarah, Wali Kota menyampaikan, penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada “Resolusi Jihad” KH. Hasyim Asy’ari tahun 1945 yang menjadi pemantik perjuangan kemerdekaan bangsa. 


Menurut dia, Hari Santri 2025 menjadi momen istimewa, Tahun ini adalah 11 tahun peringatan Hari Santri. 


"Dalam rentang waktu itu, kita menyaksikan semakin kuatnya peran pesantren dan santri dalam berbagai bidang kehidupan," tegasnya.


Pada akhirnya, Robby mengapresiasi peran pesantren dalam program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis dan Cek Kesehatan Gratis sebagai investasi masa depan bangsa.


Sementara, Apel dimeriahkan penampilan drumband MTs NU Salatiga yang membuka kegiatan dengan semangat.


Apel Akbar ditutup dengan penyerahan piala Musabaqah Al-Barzanji Muslimat NU serta penampilan gebyar Asmaul Husna dan Tari Anak Soleh dari 31 RA dan 5 TK Islam se-Kota Salatiga.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube