Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pelatihan Lilin Aromaterapi Berbasis Jelantah di Pasar Johar

MURSH - Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin mengajak para pelajar untuk bisa berinovasi menghasilkan peluang usaha dari limbah rumah tangga (dok. pemkot semarang)

SEMARANG — Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menghadiri kegiatan Pelatihan Lilin Aromaterapi Berbasis Jelantah yang digelar Lembaga Keterampilan dan Pelatihan (LKP) Johar Selatan Baru di lantai 4 Pasar Johar.


Pelatihan tersebut diikuti siswa tingkat SMP sebagai bagian dari program pembelajaran keterampilan dan edukasi lingkungan.


Dalam sambutannya, Iswar menekankan pentingnya membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak usia sekolah.


“Minyak jelantah jika dibuang sembarangan dapat merusak lingkungan,” ujarnya, Kamis 20 Novembet 2025.


Ia menjelaskan, melalui pelatihan ini para siswa dapat belajar mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai guna, seperti lilin aromaterapi dan sabun cuci.


Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada LKP Johar Selatan Baru dan pihak sekolah yang melibatkan siswa belajar langsung di Pasar Johar, salah satu bangunan bersejarah di Kota Semarang.


“Pasar Johar merupakan heritage kebanggaan kita. Anak-anak harus memahami sejarah agar tidak melupakan peran pendiri bangsa,” katanya.


Selain pembelajaran lingkungan, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembentukan karakter pelajar. Mengacu pada materi pembinaan terkait kenakalan remaja, Iswar mengingatkan para siswa agar menjauhi perilaku negatif.

“Jangan sampai terlibat tawuran, bullying, atau penyalahgunaan narkoba. Lakukan hal-hal positif dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.


Iswar juga mengaitkan pembinaan ini dengan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, generasi muda perlu mempersiapkan diri sejak sekarang agar mampu berperan dalam masa produktif kelak.


“Kalau kalian berperilaku buruk sekarang, tahun 2045 kalian tidak akan mendapatkan peran ketika Indonesia menjadi negara maju,” ujarnya.


Iswar juga mengajak pelajar untuk menjaga lingkungan, melestarikan sejarah, dan membangun kebiasaan positif sebagai calon pemimpin bangsa.


“Jaga kebersamaan, rawat mental kalian, dan lakukan hal baik setiap hari,” pesannya.


Pemerintah Kota Semarang berencana memperluas kerja sama dengan LKP, sekolah, serta komunitas lokal agar pelatihan serupa dapat berkembang menjadi bagian dari ekosistem kewirausahaan di kota ini.


Ketua Paguyuban LKP Johar Selatan Baru, Aik Solikati, mengatakan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan prakarya, melainkan upaya menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan pelajar sekaligus memanfaatkan limbah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomi.


"Dengan pelatihan ini kita harapkan anak-anak bisa berwirausaha dengan memanfaatkan limbah rumah tangga," terangnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube