SALATIGA — Kota Salatiga menargetkan Tahun 2025 ini setidaknya masuk 10 besar di Jawa Tengah (Jateng) dalam penilaian Monitoring, Controlling, Surveillance of Prevention (MCSP).
"Dengan target nilai 95%, Pemkot Salatiga menargetkan Tahun 2025 ini setidaknya masuk 10 besar di Jateng dalam penilaian MCSP," kata
Plt. Inspektur Salatiga, Muthoin, Rakor MCSP Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (Korsupgah
KPK).
Kegiatan Rakor dibalut penandatanganan Komitmen bersama pencapaian MCSP Korsupgah Tahun 2025 Kota Salatiga.
Plt. Inspektur Salatiga, Muthoin, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan amanat KPK yang harus dilaksanakan.
"MCSP merupakan kerjasama antara KPK, BPK, dan Kemendagri yang berfungsi untuk memantau, mengendalikan, dan mengawasi upaya pencegahan korupsi di tingkat pemerintah daerah," kata Muthoin, di Ruang Kalitaman Gedung Setda, Kamis 19 Juni 2025.
Ia pun mengungkapkan, jika nilai MCP Kota Salatiga tahun 2024 adalah 94.58% dengan peringkat 25 se-Jateng dan peringkat 71 Nasional.
Nilai tersebut, diakuinya, sudah cukup tinggi. Namun jika melihat kota kabupaten lain, Kota Salatiga ini kurang bergerak secara energik.
"Dengan kata lain kenaikan nilainya kurang signifikan," tandasnya.
Sehingga, lanjut dia, pada gahun 2025 ini setidaknya Kota Salatiga bisa masuk 10 besar di Jawa Tengah dengan target nilai 95%.
"Kegiatan-kegiatan yang mendukung sudah dilaksanakan seperti rakor-rakor, desk, serra launching IPKD," ujarnya.
Saat ini telah memasuki Triwulan II. Muthoin kembali mengajak semua pihak untuk mewujudkan capaian 95% ini.
Mengingat, capaian MCP tegasnya merupakan tanggungjawab bersama.
"Kami inspektorat hanya membantu koordinasi dan pengumpulan data saja," pungkasnya.