SALATIGA — Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit yang juga anggota Tim Angket terhadap Wali Kota Salatiga, mengaku mendapatkan pesan cukup keras dari warga Salatiga.
Kepada wartawan, Dance pun menitipkan pesan kepada warga Salatiga agar mempercayakan jika sampai saat ini Tim Angket DPRD Salatiga masih bekerja untuk mengumpulkan bukti dan fakta terkait indikasi pelanggaran dilakukan oleh Wali Kota.
"Masyarakat WhatsApp (WA) saya, Ketua DPRD jangan coba-coba menerima suap. Kami pastikan, Tim Angket bekerja," tandasya.
Dance mengatakan bahwa Tim Angket DPRD Salatiga tengah menyelidiki sebuah pelanggaran.
Bahkan, Tim Angket DPRD Salatiga juga menyelidiki serta memanggil sejumlah pihak terkait.
"Karena ada beberapa keterangan awal, bahwa sebenarnya sosialisasi telah dilakukan bahkan penarikan-penarikan sudah dilakukan justru dihentikan," ujar Dance.
"Apakah ini sebuah kebijakan yang masih direncanakan ataukah benar-benar mau dilaksanakan, karena karena kalau kita mau lihat rencana hal ini langsung ditindak lanjuti. Bahkan, kami melihat Pasar Rejosari sudah di petak-petak," lanjut dia.
Terkait Perda Nomor 1 Tahun 2024, diakuinya, saat ini Tim Angket DPRD Salatiga baru menyelidiki.
Hasilnya seperti apa, diakuinya baru didapat dari investigasi yang saat ini masih berlangsung.
Bahkan, diakui dia, Tim Angket DPRD Salatiga terus berkoordinasi da berkomunikasi dengan tenaga ahli.
"Dari hasil koordinasi kemudian kita akan merumuskan hasil panitia angket, apakah Wali Kota melanggar Peraturan Perundang-undangan atau tidak walaupun ada indikasi. Karena sudah masuk Hak Angket, indikasinya akan dicek nanti ke depan setelah ketemu dengan tenaga ahli 2, 3 kali ini. Baru kita akan mulai melakukan investigasi lanjutan," terangnya.
Saat ini, Tim Angket DPRD Salatiga masih terus memperdalam bahwa fakta-fakta yang didapat dari tahap pertama dimana pertengahan bulan Juli 2025 sudah masuk kedalaman fakta-fakta yang ada.