Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Kandang Ayam di Sumowono Hangus Terbakar, Dugaan Konsleting Blower Menguat

MEMASTIKAN : Dua anggota TNI dan Polri memastikan tidak ada muncul api susulan di kandang ayam di Sumowono Kabupaten Semarang yang terbakar Kamis 3 Juli 2025. Foto : ist/Erna Yunus Basri

UNGARAN — Diduga konsleting blower, sebuah kandang ayam di Dusun Jlegong, Desa Ngadikerso, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, terbakar, Kamis 3 Juli 2025. 


Karena kejadian ini, puluhan ayam berumur 3 hari hangus terbakar. Diperkirakan, pemilik kandang ayam mengalami kerugian ratusan juta rupiah. 


Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy SIK. MSi., dalam keterangannya menyampaikan tidak ada korban jowa dalam peristiwa tersebut.


"Kebakaran melanda sebuah kandang ayam di Sumowono sekitar Kamis dini hari. Dan dapat dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian yang menghanguskan kurang lebih 55 ribu ekor ayam berumur 3 hari," kata Kapolres.


Kondisi di sekitar kandang yang penuh dengan bahan mudah terbakar, seperti tumpukan kertas yang digunakan sebagai alas ayam dan tabung gas, menyebabkan api cepat menyebar hingga menghanguskan kandang 3 lantai tersebut.


Sementara, Kapolsek Sumowono AKP Fatchurrohman SH., menambahkan jika peristiwa kebakaran kandang ayam milik Catur (56), warga Dsn. Sawahgondang Ds. Sumowono. Kec. Sumowono. 


Karena kondisi bangunan yang mudah terbakar, api cepat membesar karena alas kandang diberi kertas dan plastik.


Ada pun, kejadian berawal saat seorang penjaga kandang bernama Arvan (22) mendapati aliran listrik padam sekitar pukul 01.15 WIB. 

Saat mengecek ke dalam kandang, ia melihat api sudah membakar lantai dasar bangunan. 


"Bangunan kandang berukuran 12 x 90 meter yang terbuat dari besi kanal C dan atap galvalum tersebut ludes terbakar bersama 55 ribu ekor ayam berusia 3 hari yang berada di dalamnya," tambahnya.


Menurut Kapolsek Sumowono, saksi kemudian memanggil dua pekerja lainnya untuk membantu memadamkan api dengan alat pemadam ringan (APAR), namun kobaran api terus membesar.


Melihat api sulit dikendalikan, salah satu pekerja menghubungi Kepala Desa Ngadikerso dan Bhabinkamtibmas memanggil petugas pemadam kebakaran. 


"Sementara Arvan mendatangi rumah pemilik kandang. Sesampainya di lokasi, api sudah membesar dan membakar seluruh bangunan kandang berikut isinya," jangan jelas AKP Fatchur.


Menjelang pukul 02.00 WIB, empat unit mobil pemadam kebakaran dan dua tangki air dari Damkar Ambarawa tiba di lokasi. Baru sekitar pukul 03.00 WIB api berhasil dipadamkan. 


Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Kapolsek menuturkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh korsleting pada mesin Blower kandang lamtai dasar.