Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Jumlah Penumpang KAI Daop 4 Semarang Tembus 637 Ribu pada Juli 2025, Naik 16,5 Persen dari Tahun Lal

KAI Daop 4 Semarang mencatat capaian signifikan jumlah penumpang selama bulan Juli 2025 sebanyak 637.060 penumpang. (ist)

SEMARANG — PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mencatat capaian signifikan dalam jumlah penumpang selama bulan Juli 2025. Tercatat sebanyak 637.060 penumpang telah diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah operasional Daop 4, meningkat sebesar 16,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.


Volume keberangkatan tersebut terdiri dari 555.997 penumpang Kereta Api Jarak Jauh dan 81.063 penumpang Kereta Api Lokal. Kenaikan terjadi di kedua jenis layanan, dengan penumpang KA Jarak Jauh naik 11,8 persen dan KA Lokal melonjak hingga 63,5 persen dibanding tahun sebelumnya.


Peningkatan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai semakin andal dan efisien. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menilai bahwa lonjakan penumpang ini adalah bukti nyata dari kepercayaan publik terhadap layanan KAI yang terus berkembang.


"Angka ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI yang terus kami tingkatkan. Kereta api kini menjadi pilihan utama karena menawarkan moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu," ujar Franoto, Kamis 7 Agustus 2025.


Ia menambahkan, momen libur akhir pekan dan musim liburan sekolah menjadi salah satu faktor pendorong peningkatan mobilitas warga menggunakan kereta api.


Dari data yang dirilis, Stasiun Semarang Poncol menjadi yang tertinggi dalam volume keberangkatan KA Jarak Jauh, dengan 153.542 penumpang, diikuti Stasiun Semarang Tawang dengan 149.272 penumpang. Beberapa stasiun lain yang mencatat angka signifikan adalah Stasiun Tegal (80.833 penumpang), Pekalongan (64.180 penumpang), serta Pemalang, Cepu, dan Weleri.

Sementara itu, untuk layanan KA Lokal, Stasiun Tawang juga menduduki posisi teratas dengan 35.713 penumpang, disusul oleh Stasiun Ngrombo, Poncol, Cepu, dan Alastua.


Menurut Franoto, peningkatan ini tak hanya mencerminkan performa operasional, tetapi juga berdampak luas terhadap sektor ekonomi dan pariwisata di wilayah sekitar stasiun.


"Volume pelanggan yang tinggi merupakan bagian dari transformasi ekosistem mobilitas yang lebih berkelanjutan. Ini memberi kontribusi langsung terhadap sektor-sektor pendukung seperti pariwisata, perdagangan, dan UMKM di sekitar wilayah stasiun," jelas Franoto.


Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, KAI Daop 4 terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah, mendorong integrasi layanan antarmoda, serta digitalisasi layanan melalui aplikasi Access by KAI.


Selain itu, KAI juga terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan pelayanan ramah lingkungan, sejalan dengan visi menciptakan sistem transportasi publik nasional yang berkelanjutan.


"Kami akan terus memberikan pelayanan terbaik dan berinovasi untuk memenuhi harapan pelanggan. Kereta api bukan hanya alat transportasi, tapi bagian penting dari mobilitas masa depan," tutup Franoto.(SUL)

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube