Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Jelang Penghargaan Swasti Saba 2025, Ada 22 Indikator yang Belum Sempurna

VERIFIKASI - Rapat Verifikasi Lanjutan Penghargaan Swasti Saba Tahun 2025 dipimpin Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin di Ruang Kaloka Gedung Setda
Rabu 6 Agustus 2025. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri

SALATIGA — Di tengah verifikasi lanjutan menuju penghargaan swasti saba 2025, ditemukan 22 indikator dalam 6 tatanan yang belum sempurna.


Temuan itu diungkapkan saat Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin memimpin Rapat Verifikasi Lanjutan Penghargaan Swasti Saba Tahun 2025, di Ruang Kaloka Gedung Setda, Rabu 6 Agustus 2025. 


Sebelumnya, Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin mengikuti dan memaparkan materi keberhasilan dan hambatan dalam penyelenggaraan Kota Sehat dalam agenda Verifikasi Lanjutan secara daring bersama segenap Tim Pembina Kota, FKSS, Tim verifikasi pusat dan provinsi. 


Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan diawali dengan pengantar dari Plt. Ditjen P2 Kemenkes RI, dilanjutkan pengantar Tim Pembina Provinsi Jateng, Paparan Kepala Daerah yang dilaksanakan oleh Wakil Wali Kota Salatiga, dilanjutkan dengan pendalaman hasil verifikasi dokumen dan penandatanganan BA hasil verifikasi.


Dikatakan Nina Agustin, terkait penerapan penyelenggaraan sembilan tatanan yang dinilai dengan bukti dan dokumen yang dibutuhkan. 


Dan berdasarkan review data yang telah dikumpulkan dan diverifikasi, didapatkan temuan sebanyak 22 indikator dalam 6 tatanan yang belum sempurna. 


Di mana, sebagian besar dari temuan ini berupa kekurangan kelengkapan dokumen pendukung. 


"Temuan masih dapat dilakukan perbaikan dalam waktu 2x24 jam dengan melengkapi kekurangan sebagai bahan pertimbangan tim verifikasi," ujarnya. 


Nina menyebutkan bahwa Kota Sehat merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Kota Salatiga yang Liveable dan Loveable. 


"Penyelenggaraan kota sehat dapat menjadi potret kondisi kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat kota," ungkapnya. 


KotaSalatiga yang sehat, lanjut dia, dapat mewujudkan kota beda yang mendunia karena kota yang sehat merupakan dambaan setiap warga.

"Besar harapan kami agar Kota Salatiga mendapatkan kesempatan menerima predikat kota sehat sebagai upaya untuk mewujudkan kota yang liveable dan loveable," pungkasnya. 


Politisi Demokrat ini menerangkan, Kota Salatiga bukan hanya sebuah kota namun rumah bagi masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, kesehatan, dan masa depan yang berkelanjutan. 


Komitmennya dalam mewujudkan kota sehat bukan sekedar untuk menenuhi indikator, tapi merupakan wujud nyata dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dan swasta dengan berbagai inovasi serta kolaborasi lintas sektor yang merupakan upaya meningkatkan kualitas hidup warga. 


"Mohon doa, dukungan, dan usaha terbaik semoga Kota Salatiga dapat menjadi inspirasi dan model bagi kota lain," tambahnya.


Kota Sehat merupakan suatu kondisi kota yang bersih, aman, nyaman, dan sehat untuk dihuni penduduk yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi yang disepakati oleh masyarakat dan pemerintah.


Pada akhirnya, Nina Agustin mengimbau untuk segera menindaklanjuti temuan. Ia juga menekankan, untuk tatanan-tatanan yang perlu dilengkapi untuk segera dilengkapi dan datanya diunggah. 


"Semoga dengan kerjasama ini, nilai bisa bertambah dan predikat kota sehat dapat diraih," imbuhnya.


Sementara, Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit (P2) Kemenkes RI Murti Utami

menyebutkan dalam tahap verifikasi lanjutan ini tim verifikasi dari pusat akan melakukan pendalaman dari dokumen yang telah dikirim. 


Beliau juga mengimbau agar kota dapat memberikan penjelasan serta dapat menyampaikan perbaikan yang diminta melalui sistem informasi SiPantas.


Sebagai informasi, tahun 2025 ini Kota Salatiga mengikuti penilaian Kota Sehat Swasti Saba Padapa yang penilaiannya dilaksanakan dari tanggal 4-28 Agustus 2025.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube