SALATIGA — Nama Herianto Posse muncul sebagai Ketua Forum Generasi Berencana (Genre) Kota Salatiga periode 2025–2027. Terpilihnya Herianto Posse langsung dikukuhkan Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin.
"Forum ini bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga ruang untuk berkontribusi," kata Nina Agustin, Kamis 16 Oktober 2025.
Pasalnya, dalam Forum Genre menjadi wadah para remaja belajar menjadi pelopor dan pelapor isu-isu kependudukan, kesehatan reproduksi, serta ketahanan keluarga.
Turut hadir Kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) dan Kepala OPD terkait, segenap tamu undangan dan para finalis Duta Genre tahun 2025 beserta pendukungnya.
Nina juga mendorong generasi muda untuk terus memperkuat peran dan kontribusinya melalui program Genre.
Ia menyampaikan bahwa generasi muda merupakan aset vital yang akan menentukan kualitas kehidupan masyarakat di masa mendatang, khususnya di Kota Salatiga.
Mengingat, Genre bukan sekadar program biasa, tetapi wadah pembentukan generasi berencana yang mampu berpikir matang dalam pendidikan, karier, dan keluarga. Melalui Genre, kita ingin menjauhkan remaja dari Triad KRR, yakni pernikahan dini, seks pranikah, dan penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya).
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Salatiga, Suparli, SKM., M.Kes., dalam laporannya menyampaikan rangkaian proses pemilihan Duta Genre tahun ini.
Ia menjabarkan, seleksi dimulai dari tahap administrasi dan wawancara, dilanjutkan dengan pembekalan selama tiga hari yang mencakup materi Genre, public speaking, dan advokasi.
"Peserta juga menjalani tes pengetahuan, penampilan bakat, serta wawancara. Dari 53 peserta yang mendaftar, terpilih 20 finalis terbaik 10 putra dan 10 putri yang malam ini berkompetisi di babak grand final," jelasnya.
Melalui ajang Duta Genre, diharapkan remaja Salatiga semakin sadar pentingnya merencanakan masa depan sejak dini. Karena kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi ruang belajar dan inspirasi bagi remaja Salatiga untuk menata masa depan dengan bijak.