Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Hari ini Penutupan SPMB Tahap II, 2.238 Siswa Miskin Sudah Terjaring Program Sekolah Gratis

TERAKHIR - Suasana pendaftaran SPMB di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng. (umar dani/disway jateng)

SEMARANG — SEMARANG – Hari ini menjadi hari terakhir pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap II program sekolah swasta gratis yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Pendaftaran ditutup pukul 17.00 WIB.


SPMB Tahap II merupakan lanjutan dari tahap pertama, ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang belum tertampung di sekolah negeri. Pemerintah Provinsi Jateng masih membuka kesempatan bagi siswa miskin untuk mendaftar di sekolah swasta mitra.


Kabid Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Jateng, Kustrisaptono, menyampaikan dari 139 sekolah mitra, kuota di 14 sekolah sudah terpenuhi masing-masing sebanyak 36 siswa. Namun masih banyak sekolah lain yang memiliki sisa kuota bervariasi.


"Pada tahap pertama, ada 1.913 siswa kategori afirmasi yang mendaftar. Hingga Selasa (8/7) pukul 11.50, di tahap kedua sudah tercatat 325 pendaftar, sehingga totalnya menjadi 2.238 siswa," ujarnya.


Kendati belum mencapai separuh dari total kuota 5.327 kursi, Kustrisaptono menegaskan hal itu bukan ukuran keberhasilan program. Ia menyebut, sekitar 70 ribu siswa afirmasi sudah diterima di sekolah negeri pada SPMB tahap awal tahun ini.

Masih ada sekitar 7 ribu siswa afirmasi dalam data Dinas Pendidikan yang belum tertampung. Sebagian sudah masuk melalui SPMB Tahap II, sementara lainnya memilih sekolah swasta non-kemitraan.


“Kalau siswa sudah daftar di sekolah swasta lain, jangan ditarik ke sekolah mitra. Tapi kalau belum, ayo segera manfaatkan kesempatan ini,” tegasnya.


Kepala SMK Ibu Kartini Semarang, Muhdlor, mengungkapkan sekolahnya menjadi mitra program SPMB dengan kuota 36 siswa. Dari 11 pendaftar tahap pertama, hanya tujuh yang daftar ulang. Sebagian mundur karena jarak rumah ke sekolah terlalu jauh.


Namun demikian, program ini dinilai membawa manfaat besar. “Selain sekolah kami makin dikenal, kami juga bisa berbuat lebih banyak untuk siswa kurang mampu berkat dukungan anggaran,” ujarnya.


SMK Ibu Kartini kini sudah menerima tambahan tiga siswa di tahap kedua. Mereka akan bergabung dengan tujuh siswa sebelumnya dan mendapatkan pendidikan gratis.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube