SEMARANG — Telkomsel bersama Ikatan Guru Indonesia (IGI) Jawa Tengah terus memperkuat dukungan, terhadap peningkatan kompetensi tenaga pendidik di era digital untuk transformasi pendidikan.
Bertempat di Ballroom Gedung Telkom, Jalan Pahlawan Semarang, Telkomsel menggelar Seminar dan Pelatihan bertajuk “Bakti Telkomsel untuk Negeri” yang berfokus pada implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Koding, serta Kecerdasan Artifisial (AI).
Kegiatan ini selaras dengan program prioritas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam mendukung digitalisasi pendidikan di Indonesia.
Acara turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Dr. Sadimin, Ketua Umum IGI Danang Hidayatullah, serta Ketua IGI Jawa Tengah Joko Susila. Tak kurang dari ratusan kepala sekolah dan guru dari berbagai kabupaten/kota juga ikut serta.
Dalam sesi pelatihan, para peserta dibekali wawasan dari narasumber berpengalaman, antara lain Sowan Habibie (Google Education) yang memberikan materi Peran AI dalam transformasi pembelajaran di kelas.
Kemudian Dr. Imron, S.Pd., M.Pd. (BBGTK Jateng): tentang Implementasi Contextual Teaching Learning (CTL) untuk Pembelajaran Mendalam. Ada pula Yuche Yahya Sukaca, M.Pd. (Master Trainer KKA-Gemini), yang memaparkan optimalisasi AI untuk mengubah ide menjadi materi ajar unggulan.
Terakhir tampil Kemas M. Fadhli (CEO Kuncie Telkomsel), yang memberikan sharing soal pemanfaatan teknologi digital untuk pendidikan dan kepemimpinan pembelajaran.
General Manager Mobile Consumer Business Region Jateng & DIY, Gamada, menegaskan pentingnya peran teknologi digital dalam dunia pendidikan.
“Teknologi informasi kini bukan sekadar pelengkap, melainkan menjadi elemen utama dalam proses belajar mengajar. Telkomsel berkomitmen mendukung digitalisasi pendidikan agar sekolah dan siswa lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkapnya, Rabu 27 Agustus 2025.
Selain pelatihan, Telkomsel juga memperkenalkan Skul.id, platform digital yang dirancang untuk mempermudah interaksi guru dan siswa dengan fitur-fitur edukasi modern.
Telkomsel menegaskan bahwa inisiatif ini akan berlanjut ke 10 daerah lain di Jawa Tengah, termasuk Tegal, Grobogan, Magelang, Kendal, Purworejo, Wonosobo, Pekalongan, Batang, Blora, dan Pati. Program akan digelar secara hybrid, yakni offline dan online, sehingga bisa menjangkau lebih banyak guru di daerah.
Melalui program “Bakti Telkomsel untuk Negeri”, Telkomsel berharap dapat mendorong lahirnya transformasi pembelajaran, memperkuat kepemimpinan pendidikan, sekaligus membekali guru dengan keterampilan koding dan kecerdasan artifisial yang relevan dengan perkembangan zaman.