SALATIGA — Ketua Panitia Pelaksana Taufik Istianto optimis, gelaran "Gedongsongo Travelmart" pada tahun ini dapat mencapai target Rp1 miliar.
Hal ini disampaikan Taufik Istianto di tengah pembukaan "Gedongsongo Travelmart" di Abimantrana Ballroom The Wujil Resort.
Pembukaan agenda tahunan yang keenam ini ditandai pemukulan gong oleh Pelaksnaa tugas (Plt) Asisten Ekonomi Pembangunan Hendy Lestari mewakili Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Disampaikan Taufik Istianto, dari contract rate atau hunian hotel selama gelaran "Gedongsongo Travelmart" baik dari rumah makan, dan lainnya pihaknya optimis dapat mencapai target hingga Rp 1 miliar pada gelaran tahun ini.
"Kami optimis, Gedongsongo Travelmart" dari rumah makan dan lainnya pihaknya optimis dapat mencapai target hingga Rp 1 miliar pada gelaran tahun ini," ungkap dia, kemarin.
Penyelenggaraan "Gedongsongo Travelmart" ini, diakuinya dihadapkan pada situasi di tengah program efisiensi anggaran di lembaga pemerintahan.
Namun ia mengakui terjadi penurunan drastis transaksi pariwisata di segmen instansi pemerintah.
"Persentase pelayanan di segmen ini turun bahkan hingga 97 persen. Namun kondisi itu mampu ditopang di segmen umum dan sekolah yang relatif stabil," ungkapnya.
Ditambahkan dia, melalui momentum ini, pihaknya berupaya menjadikan pariwisata sebagai lingkungan bisnis yang berkelanjutan. Sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Sementara, Gedongsongo Travelmart ke-enam ini mempertemukan 80 'buyers' atau pengguna jasa pariwisata dengan 48 'seller' atau pemilik produk pariwisata.
Di antaranya aneka tempat wisata, rumah makan, hotel, homestay dan desa wisata. Pemilik usaha pariwisata terjauh berasal dari Bali dan 'buyers' terjauh dari Tangerang.
"Potensi besar dan beragam menjadikan pariwisata Kabupaten Semarang bisa diandalkan untuk mengungkit perekonomian kreatif warga. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dan produk domestik regional bruto," ungkap Bupati Semarang Ngesti Nugraha, dalam sambutan tertulisnya.
Di Kabupaten Semarang, akunya, terdapat 93 daya tarik wisata, 85 desa wisata dan ratusan usaha wisata lainnya yang dapat dipromosikan untuk menarik kunjungan wisatawan.
Sebelumnya, Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang kembali mengadakan pertemuan para pelaku usaha pariwisata yang bertajuk “Gedongsongo Travelmart”.
Acara tahunan ini diharapkan dapat menggairahkan kembali dunia pariwisata di Bumi Serasi. Sekaligus menarik minat wisatawan untuk berkunjung.