Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Galaxy Inline Skate Semarang, Sekolah Sepatu Roda yang Cetak Atlet Nasional Sejak Usia Dini

Anggota Galaxy Inline Skate melakukan latihan di halaman parkir Transmart Setiabudi Kota Semarang untuk mencetak atlit nasional. (Wahyu Sulistiyawan)

SEMARANG — Meskipun tubuhnya masih mungil dan gerakannya belum secepat atlet profesional, semangat Dewi Wulandari Naura Maliha tetap menyala. Bocah perempuan berusia 3 tahun asal Ungaran ini kini menjadi pusat perhatian di lintasan sepatu roda Galaxy Inline Skate saat melakukan latihan rutin di halaman parkir Transmart jalan Setiabudi Kota Semarang.


Naura begitu sapaan akrabnya, ia baru saja bergabung satu bulan yang sebagai anggota termuda di klub Galaxy Inline Skate. Meskipun usianya baru tiga tahun, ia sudah mampu meluncur dengan percaya diri di lintasan. Dengan mata berbinar, ia mengaku bangga atas pencapaiannya.


"Aku sudah bisa sekarang, bisa lari kencang," ucap Naura penuh semangat kepada diswayjateng.com, Jumat 25 Juli 2025 sore.


Ketika ditanya sudah berapa lama berlatih, dengan polos Naura menjawab,


"Nggak tahu, tanya ayahku saja yang duduk di kursi coklat. Ayah yang sering antar aku latihan, jadi tidak tahu berapa lama," katanya sambil menunjuk sang ayah.


Hakam Mubarok, ayah Naura, mengatakan bahwa dirinya tidak khawatir membiarkan anaknya mencoba olahraga yang kerap dianggap menantang untuk anak seusia Naura.


"Menurut saya justru bagus anak-anak dikenalkan sejak dini. Karena mereka belum punya rasa takut, jadi lebih mudah belajar dan tidak trauma kalau jatuh," jelas Hakam.


Keputusan Hakam memasukkan Naura ke klub Galaxy Inline Skate muncul dari keinginan anaknya sendiri.


"Awalnya dia lihat video di YouTube, terus lihat juga anak-anak main sepatu roda di alun-alun Ungaran. Dia langsung minta dibelikan sepatu roda, sampai nangis-nangis," kenangnya.


Naura memulai dari nol, bahkan saat pertama kali datang ke arena latihan, ia belum bisa berdiri dengan sepatu rodanya. Namun kini, berkat latihan rutin, ia sudah mampu meluncur dengan baik meski belum bisa melakukan manuver yang rumit.


"Sekarang alhamdulillah sudah bisa lari. Ya walaupun manuver belum, tapi perkembangannya pesat," tambahnya.


Pelatih Galaxy Inline Skate, Naila Rohmah, menjelaskan bahwa klub ini tidak hanya sekadar komunitas bermain sepatu roda, melainkan sekolah atlet yang fokus membina anak-anak untuk kejuaraan.


"Galaxy ini berdiri sejak 2017 dan punya dua cabang, di Transmart Setiabudi dan Alun-alun Ungaran. Kami menerima anggota mulai usia 3 tahun," jelas Naila.


Menurut Naila, perkembangan olahraga sepatu roda saat ini sangat menjanjikan. Banyak kejuaraan tingkat nasional yang rutin diikuti para atlet muda dari Galaxy Inline Skate.


"Kami punya dua jalur latihan yakni freestyle dan speed. Nanti pelatih yang akan menentukan arah latihan anak berdasarkan kemampuan masing-masing," katanya.

Sekolah ini memiliki dua lokasi pelatihan utama, yaitu di Transmart Setiabudi, Semarang dan Alun-Alun Bung Karno, Ungaran. Total ada lebih dari 70 anggota aktif, yang terdiri dari anak-anak usia 3 tahun hingga remaja.


"Di Transmart Setiabudi ada sekitar 40 sampai 50 anggota, dan di Alun-Alun Ungaran ada lebih dari 30 anak," kata Naila menjelaskan.


Uniknya, di antara puluhan anggota, jumlah anak perempuan lebih mendominasi.


"Peminatnya lebih banyak perempuan. Jadi kalau ada anak laki-laki, justru peluangnya lebih besar untuk bersaing karena pesertanya lebih sedikit," tambahnya.


Galaxy Inline Skate tidak mewajibkan calon anggota memiliki kemampuan dasar. Justru mayoritas peserta datang tanpa pengalaman sebelumnya.


"Naura contohnya, masuk sini dari nol. Tapi sekarang sudah bisa. Kita benar-benar progres anak dari awal, bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan mereka," jelas Naila.


Bukan hanya sekadar latihan, Galaxy juga telah mencetak atlet sepatu roda tingkat nasional. Beberapa atlet muda dari kelompok Junior A dan Junior B bahkan telah naik podium dalam berbagai kejuaraan.


"Kemarin ada dua anak kita yang naik podium di Kejuaraan Rocky di Undip. Itu kebanggaan buat kami," tutur Naila.


Meski lebih banyak diminati anak perempuan, pelatih Galaxy tetap memberikan perhatian khusus kepada atlet laki-laki karena peluang mereka dalam kompetisi seringkali lebih besar akibat jumlah peserta yang lebih sedikit.


"Anak laki-laki itu justru punya peluang lebih besar menang, karena saingannya lebih sedikit dibanding perempuan," katanya.


Ia menambahkan, untuk sepatu roda sendiri, Galaxy tidak memberlakukan standar khusus bagi pemula. Namun, ketika anak menunjukkan perkembangan dan ingin naik ke level kompetisi, maka pelatih akan menyarankan sepatu yang lebih sesuai.


"Awalnya pakai yang biasa dulu tidak apa-apa. Nanti kalau sudah siap ikut lomba, baru kita bantu pilihkan sepatu yang lebih baik," jelas Naila.


Adapun dalam waktu dekat, Galaxy akan mengirimkan atletnya ke sejumlah kompetisi nasional.


"Minggu ini ada yang berangkat ke Cirebon untuk lomba Skate Roll Tingkat Nasional. Lalu di Oktober nanti kita ke Jogja," ungkap Naila.


"Target kami membentuk atlet yang siap bertanding, bukan hanya bisa bermain. Banyak anak-anak Galaxy yang kini sudah berlaga di tingkat nasional, bahkan masuk podium," tegasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube