Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Diduga Tak Mau Bayar Parkir Rp2.000, Pria di Kota Semarang Disabet Pisau hingga Luka di Tangan

Ketua Tim Elang Polsek Semarang Utara Aiptu Agus Supriyanto amankan juru parkir yang diduga menyerang pria karena tidak mau bayar parkir Rp2000

SEMARANG — Seorang pria mengalami luka serius di bagian tangan akibat disabet pisau oleh seorang juru parkir di kawasan Ruko Bubakan, Kota Semarang, pada Jumat 8 Agustus 2025 sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa ini dipicu karena didugaan penolakan korban membayar uang parkir sebesar Rp2.000.


Kejadian yang sempat memicu kericuhan tersebut terjadi saat korban baru saja membeli sparepart di salah satu bengkel di kawasan tersebut. 


Menurut keterangan Ketua Tim Elang Polsek Semarang Utara, Aiptu Agus Supriyanto, pertikaian terjadi karena korban enggan memberikan uang parkir kepada pelaku.


"Korban beli alat bengkel, dimintai uang parkir Rp2.000, tapi katanya tidak mau kasih. Terjadilah adu mulut, lalu juru parkir tersebut langsung ambil pisau dan menyabet tangan korban,” ujar Aiptu Agus.


Pisau yang digunakan pelaku untuk melukai korban bukan milik pribadi, melainkan diduga milik seorang pedagang ayam goreng yang berada di sekitar lokasi. Pihak kepolisian masih mendalami informasi tersebut.


"Pisaunya bukan punya pelaku, katanya sih punya pedagang ayam goreng di situ. Tapi ini masih kami dalami," jelasnya.


Korban sempat sempat dibawa ke Rumah Sakit Citarum bersama teman dan orang yang berada di lokasi kejadian, untuk mendapatkan perawatan medis karena korban mengalami luka sepanjang sekitar 10 sentimeter di kedua lengan bawah.

Namun, bukannya melakukan perawatan di Rumah Sakit, korban justru kembali kerumah dan kembali kelokasi dengan membawa sajam.


"Korban enggak mau dirawat. Malah pulang, terus balik lagi bawa sajam mau balas katanya, Untung bisa kami hadang," Terangnya.


Kepolisian pun sempat melakukan pencegahan atas kemungkinan bentrokan lanjutan. "Saya sempat rebutan senjata dengan korban karena dia sudah emosional," lanjut Aiptu Agus.


Saat ini pihak kepolisian dari Polsek Semarang Tengah telah mengamankan pelaku dan korban untuk diproses lebih lanjut secara hukum. Saat ini keduanya berada dalam penanganan aparat untuk pendalaman kasus.


"Saat ini masih di Polsek Semarang Tengah. Belum bisa dibilang mediasi atau damai, proses hukum tetap berjalan," tegas Agus.


Pelaku diketahui merupakan warga sekitar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), sementara korban berasal dari kawasan Panggung Kidul, Kota Semarang. Namun, pihak kepolisian belum merilis identitas lengkap

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube