SALATIGA — Dibalut kegiatan memperingati Hari Santri Nasional, Pemkot Salatiga membalutnya agenda sosial yaitu pentasyarufan Baznas.
Sebanyak 50 paket, pentasyarufan Baznas berasal dari dana zakat, infak, sedekah yang dikumpulkan dari masyarakat.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar batin untuk kemajuan dan kondusivitas Kota Salatiga.
"Di tengah kegiatan keilmuan dan spiritual kita selenggarakan pula agenda sosial yaitu pentasyarufan Baznas sebanyak 50 paket dari dana zakat, infak, sedekah yang dikumpulkan dari masyarakat," ungkap Robby Hernawan di Pendopo Pakuwon Gedung Setda Kota Salatiga, Selasa 21 Oktober 2025.
Hari Santri, menurut dia, adalah momentum untuk memperkuat sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat.
Dengan hadirnya santri yang berakhlakul karimah, Robby berharap Salatiga akan semakin maju, kondusif, dan diberkahi Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Sementara, Pj. Sekretaris Daerah mewakili Lembaga Amalan Islam (LAI) Lingkungan Pemerintah Kota Salatiga, Drs. Muthoin, M.Si., menyampaikan bahwa LAI memiliki berbagai kegiatan seperti Khotmil Qur'an, pengajian, santunan, dan kegiatan-kegiatan di Bulan Ramadhan bekerja sama dengan lembaga-lembaga lain di Kota Salatiga.
"Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Santri Tingkat Kota Salatiga yang Insyaallah besok akan kita rayakan bersama-sama sebagai bentuk kepedulian dari Pemerintah Kota terhadap santri-santri yang ada di Kota Salatiga khususnya," paparnya.
Dalam kesempatan tersebut diserahkan pula pentasyarufan atau penyerahan bantuan dari Baznas Kota Salatiga oleh Wali Kota Salatiga berupa paket sembako logistik keluarga kepada 50 mustahik penerima yang diwakili oleh anggota Jam'iyyatul Qurra' wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU).
Selain itu, dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025, Pemerintah Kota telah menyelenggarakan berbagai kegiatan.
Salah satunya, Salat Zuhur berjamaah dilanjutkan dengan Khotmil Qur'an dan Doa Bersama untuk Kondusivitas Kota Salatiga.
Bertindak sebagai imam Salat Zuhur berjamaah adalah Ketua MUI Kota Salatiga, Dr. KH. Agus Ahmad Suaidi, Lc., MA. yang sekaligus memimpin Ngaji Bandongan Kitab Kuning "Kitab Adabul Alim Wal Muta'alim karya KH. Hasyim Asy'ari".
Kegiatan ini juga diikuti Staf Ahli Wali Kota, kepala OPD se-Kota Salatiga, jajaran Kementerian Agama Kota Salatiga, jajaran pengurus NU dan Muhammadiyah Kota Salatiga, Baznas, pelajar SMP/MTs dan SMA/SMK/MA, santri serta segenap tamu undangan.