UNGARAN — Sekda Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto mengaku siap menempuh jalur hukum buntut beredarnya surat permintaan iuran untuk membeli sepeda motor Yamaha N-Max.
Djarot Supriyoto menegaskan hal itu saat dikonfirmasi usai geger perihal surat permintaan iuran untuk membeli sepeda motor Yamaha N-Max di platform media sosial.
"Ini masuk kategori fitnah, silakan dicek ke dinas, kabag-kabag ada atau tidak permintaan itu. Saya akan lapor polisi, karena ini merusak nama baik saya," kata Djarot, Rabu 30 Juli 2025.
Kembali Djarot menegaskan dan membantah mengeluarkan surat permintaan iuran untuk membeli sepeda motor Yamaha N-Max.
Djarot mengaku syok atas informasi yang beredar. Bahkan, ia baru mengetahui kabar surat permintaan iuran untuk membeli sepeda motor Yamaha N-Max dari ajudannya.
Dan secara terus terang, Djarot tidak bisa berkomentar banyak perihal surat permintaan iuran untuk membeli sepeda motor Yamaha N-Max.
"Saya tidak bisa komentar banyak, karena itu tidak benar, bahkan gila itu. Silakan dirkroscek kalau saya benar ada permintaan tersebut," ungkapnya.
Dengan menyebut nama Tuhan, Djarot kembali menyebutkan dirinya tidak pernah meminta dengan cara tidak etis tersebut.
Bahkan, ia mengaku tidak memiliki waktu untu memainkan smartphone. "Demi Allah saya tidak pernah minta-minta yang seperti itu. Saya juga tidak tahu dari mana ada potongan surat itu, saya tidak punya waktu main ponsel untuk yang seperti itu," imbuhnya.
Sebelumnya, di media sosial beredar potongan surat yang tertulis :
* Kekurangan Dana Rp 28.000.000
* Iuran dari 25 PD dan 19 Kecamatan (proposional)
* Per PD dan Kecamatan Minimal Rp 600.000
° Sepeda Motor (N-Max) Harga +/- Rp 35.000.000
° Karikatur +/- Rp 2.000.000
* Disetorkan paling lambat tgl 30 Juli 2025 ke Bagian Umum Setda atau transfer ke Rek. Bank Jateng A.n Lisa Reviana 20222******.
Di caption tertulis : Penak yo dadi Sekda kabupaten Bulan Agustus/September besok Sekda kan pensiun beliau minta OPD dan kecamatan iuran untuk beli motor NMAX dan hadiah karikatur Uang dikumpulkan k kasubag keuangan setda.