Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Bakesbangpol Kota Salatiga: Setiap Kecamatan Miliki Tempat Potensial TKP Transaksi Narkotika

DIHADIRI : Rapat Koordinasi Tim Terpadu Pencegahan
Pemberantasan
Penyalahgunaan
dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dihadiri Wakil Wali Kota Salatiga
Nina Agustin
Selasa 12 Agustus 2025. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri

SALATIGA — Kepala Bakesbangpol Kota Salatiga Suryana Adi Setiawan mengungkapkan jika setiap kecamatan memiliki tempat potensial TKP terjadinya transaksi narkotika.


Hal ini disampaikan Suryana Adi Setiawan ditengah Rapat Koordinasi Tim Terpadu Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Selasa 12 Agustus 2025. 


Kegiatan terpusat di Ruang Pertemuan Badan Kesbangpol Kota Salatiga ini, turut dihadiri Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin. 


Disampaikan Suryana Adi Setiawan, Kesbangpol Kota Salatiga mengantongi data berdasarkan sumber Kepolisian Polres Salatiga bahwa di setiap kecamatan di Salatiga memiliki tempat potensial TKP terjadinya transaksi narkotika. 


Tentunya, diakuinya, ini menjadi catatan untuk kepala OPD setempat untuk dapat diwaspadai. 


"Di Kecamatan Argomulyo total ada 12 TKP, Kecamatan Sidorejo yang tertinggi ada 18 TKP, Kecamatan Tingkir 13 TKP, dan Kecamatan Sidomukti ada 11 TKP," ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin saat memimpin Rakor P4GN berharap rakor ini melahirkan komitmen dan aksi nyata yang dituangkan dalam program terpadu. 


Termasuk optimalisasi peran desa, sekolah, dunia usaha, serta penguatan layanan rehabilitasi.


Salah satu pembahasan dalam rakor adalah terkait percepatan optimalisasi Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di Kota Salatiga. 


Menanggapi pertanyaan peserta, Nina Agustin menyampaikan perlunya pemenuhan sumber daya manusia, sarana, dan prasarana agar IPWL dapat berfungsi maksimal.


Nina Agustin menegaskan bahwa permasalahan narkotika tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga di desa dan kelurahan. 


"Melalui rakor ini, diharapkan terjalin sinergi antara BNN, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi terkait, dan masyarakat untuk memperkuat pencegahan," imbuhnya.