UNGARAN — Sebuah langkah menarik dilakukan Pemda Kabupaten Semarang dalam mensukseskan program makan bergizi gratis (MBG). Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengajak para pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh kecamatan untuk ikut membantu mengawasi pelaksanaan program MBG.
"Terutama pelaksanaannya di madrasah ibtidaiah dan lainnya agar berjalan lancar," kata Ngesti Nugraha, kepada wartawan akhir pekan lalu.
Politisi PDI-P itu meminta petugas KAU Kabupaten Semarang melakukan edukasi kepada siswa dan orang tua.
Di tengah penyerahan operasional sepeda motor bagi petugas KUA di halaman Kantor BKUD, Jalan Ahmad Yani Ungaran, Ngesti
“Jika diperlukan, lakukan edukasi kepada siswa dan orang tua,” ujarnya saat Penyerahan bantuan replika kunci sepeda motor oleh Bupati kepada perwakilan kepala KUA.
Ikut menyaksikan Wabup Nur Arifah , Ketua DPRD Bondan Marutohening, pejabat Sekda Rudibdo, Kepala Kantor Kemenag Ta'yinul Birri Bagus Nugroho dan pejabat terkait.
Menurut Bupati, menilai petugas KUA memiliki kredibilitas tinggi di mata masyarakat setempat. Sehingga keseluruhan dinilai efektif mendukung pencapaian tujuan program MBG.
"Termasuk menekan potensi terjadinya kasus dugaan keracunan makanan," ungkap dia.
Menindaklanjuti harapan Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Kepala Kantor Kemenag Ta'yinul Birri Bagus Nugroho mengaku telah memberitahukan kepada para pengawas madrasah dan jajaran petugas KUA termasuk penyuluh agama untuk ikut mengawasi pelaksanaan MBG.
"Saya juga perintahkan ke para guru, jika ada sisa (jatah), tolong dicicipi dulu. Sehingga anak-anak merasa aman," ungkap Bagus.
.