Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

10 Hari Dirawat di Sardjito Jogja, Nurul Ibunda ASY Diduga Korban Bullying Sebut Anaknya Belum Sadar

ILUSTRASI KORBAN BULLYING - ASY
siswa SD di Boyolali diduga korban bullying telah dipindahkan ke ruang bangsal.

Boyolali — ASY, siswa SD Negeri 1 Demangan Kecamatan Sambi Kabupaten Boyolali menjadi korban bullying di lingkungan sekolahan, hingga Minggu 2 November 2025, masih belum sadarkan diri. 


Ibu korban Nurul, yang berkomunikasi dengan wartawan Disway Jateng bertugas di Boyolali melalui pesan whatsapp (WA) saat menunggu ASY di RS dr Sardjito Yogyakarta, meluapkan kesedihannya. 


"Alhmdulillah selalu ada perkembangan baik setiap harinya, tapi untuk sadar masih belum," ungkap Nurul. 


Nurul pun menyampaikan, tercatat hingga kini ASY telah dirawat di ruang PICU selama 10 hari. 

"Saat ini, anak kami sudah pindah ke bangsal 5 hari," ungkapnya. 


"Harapan kami, bisa melihat anak kami sehat pulih kembali seperti sedia kala. Kami minta pendampingan dari pihak terkait untuk bisa ikut bantu kesembuhan anak kami, kami masih menunggu itikad baik mereka (pelaku pembully ASY)," imbuhnya. 


Diberitakan sebelumnya, seorang siswa SD Negeri 1 Demangan, Kecamatan Sambi, Boyolali diduga menjadi korban bullying di lingkungan sekolahan. 


Akibat peristiwa tersebut, korban berinisial ANC kini harus menjalani perawatan intensif di RSUP dr. Sardjito Yogyakarta.


Kasus ini pertama kali diketahui pada Sabtu 18 Oktober 2025. Kepala SD Negeri 1 Demangan, Rini Puji Lestari, menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar hari itu berjalan seperti biasa. Siswa kelas 1–3 mengikuti pelajaran olahraga, sementara siswa kelas 4 beraktivitas di kelas bersama wali kelas masing-masing.


Kasus ini telah dilaporkan keluarga ASY ke Polres Boyolali dan telah ditangani Satreskrim. Bahkan sejumlah saksi pun telah dimintai keterangan.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube