Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Viral Dugaan Bullying Anak di Cilacap, Korban Diduga Depresi sampai Meninggal

VIRAL - Tangkapan layar video viral dugaan aksi bullying anak di Cilacap yang viral dan beredar luas di masyarakat. (ist.)

Cilacap — Dugaan aksi bullying anak, kembali menggegerkan warga dan masyarakat Kabupaten Cilacap. Ini menyusul viralnya video yang diduga terjadi di salah satu sekolah dasar swasta di Kecamatan Binangun. 


Viralnya dugaan kasus tersebut , lantaran korban yang merupakan siswa berkebutuhan khusus dikabarkan meninggal dunia di rumah sakit. Konon diduga korban sebelumnya mengalami depresi berkepanjangan. 


Dari salah satu unggahan di media sosial, dinarasikan bahwa pengunggah sudah meminta ijin dari pihak keluarga untuk mengunggah kasus yang terjadi sekitar satu tahun lalu. Akibat kejadian itu, korban meninggal dunia karena depresi. 


"Aku uis tlp pihak keluarga korban miki... bantu viralkan krn waktu anaknya di rumah sakit sampe anaknya meninggal belum ada itikad baik dari sekolah... malah terkesan lepas tangan bilangnya kejadian pas istirahat bukan tanggung jawab guru," tulis akun media sosial Facebook dari akun Dava Lestary. 


Lebih lanjut dalam unggahan akun tersebut, korban sempat jatuh dari pohon setelah mengalami perundungan.

Namun, laporan dari siswa lain diabaikan pihak sekolah. Kondisi ini kemudian menyebabkan korban mengalami trauma, hingga akhirnya jatuh sakit hingga meninggal dunia.


Dikonfirmasi mengenai kebenaran unggahan akun media sosial Facebook tersebut, Camat Binangun Agus Wantoso mengatakan, sedang menjalani proses mediasi. Dia meminta dukungan semua pihak agar kasus tersebut cepat selasai. 


"Ini sedang mediasi, semoga cepat selesai dan tidak melebar kemana-mana," katanya ebagaimana dikutip dari radarbanyumas.disway.id, Kamis 3 Juli 2025.


Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Cilacap Kompol Guntar Arief Setyoko saat dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan resmi perihal kasus tersebut. Namun, pihaknya akan mendalami lebih lanjut. 


"Belum ada laporan, tapi pasti akan kita dalami lebih dahulu untuk kebenaran kasus ini," ujarnya melalui pesan singkat.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube