Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Permudah Belajar Nahwu, Metode Al Fuadi Kebumen Mulai Dikenalkan ke Luar Negeri

DIKENALKAN - Bupati Kebumen Lilis Nuryani menghadiri pembukaan pelatihan nahwu dasar di Masjid Ar Rahman
Kauman
Gombong. (ari sunandar/diswayjateng.com

Kebumen — Pembelajaran ilmu nahwu yang selama ini dianggap kompleks kini menjadi lebih mudah melalui Metode Al Fuadi. Hal ini terlihat dalam Pelatihan Nahwu Dasar yang digelar di Masjid Ar Rahman, Kauman, Gombong, Kebumen.


Pelatihan yang digelar secara intensif ini diikuti 63 peserta, termasuk dari luar Kebumen seperti Sumenep, Bangil, Surabaya, Kuningan, dan Bandung. Metode Al Fuadi digunakan sebagai pendekatan utama dalam pembelajaran.


Metode Al Fuadi merupakan hasil rumusan tim yang dipimpin oleh Ir. Mohammad Yahya Fuad. Menurut narasumber pelatihan, Ustaz M. Wahyudi, keunggulan Metode Al Fuadi terletak pada urutan penyusunan materi yang dimulai dari media praktik terlebih dahulu.


"Kami membuat Mushaf Quran Nahwu Al Fuadi lebih dulu, kemudian baru menyusun metodenya. Ini berbeda dengan pendekatan lainnya yang dimulai dari teori," jelas Wahyudi.


Metode ini kini telah tersedia dalam bentuk aplikasi di Playstore, dengan pengguna aktif harian mencapai 500 orang. Mushaf Quran Nahwu Al Fuadi juga dinilai sebagai mushaf i’rob terbaik di Indonesia, berdasarkan testimoni sejumlah pesantren salafiyah.


Seorang peserta dari luar kota menyampaikan bahwa Metode Al Fuadi memudahkan pemula memahami Nahwu, bahkan bagi mereka yang belum pernah belajar sama sekali.


"Seperti belajar Iqro. Langsung runtut dan mudah dipahami," ungkapnya.


Ahmad Muhrodi, Ketua Takmir Masjid Ar Rahman, menjelaskan bahwa pelatihan ini terbuka untuk berbagai kalangan, termasuk tenaga pendidik. Ia menyebut bahwa metode ini cocok diterapkan di SMP, MTs, hingga pondok pesantren.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani, yang hadir dalam pembukaan kegiatan, menyambut baik penerapan Metode Al Fuadi dalam pembelajaran Nahwu.


"Ini bukan sekadar teknik pembelajaran, tapi ikhtiar serius agar pelajar dan santri mudah memahami ilmu Nahwu," kata Lilis dalam sambutannya.


Ia menyebut metode ini sistematis, menyenangkan, dan mudah diterapkan oleh para guru agama. Pemerintah Kabupaten Kebumen berencana memfasilitasi pelatihan Metode Al Fuadi bagi seluruh guru agama di wilayah tersebut.


Ir. Mohammad Yahya Fuad menjelaskan bahwa nama 'Al-Fuadi' merupakan akronim dari nama penyusunnya: Al (Ikmal), Fu (Fuad), A (Ansori Hojin), Di (Wahyudi). Metode ini lahir dari pengalaman pribadi Yahya dalam kesulitan memahami kitab kuning. Ia pun mengutip hadis:


"Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya," ungkapnya.


Yahya juga mengumumkan bahwa Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Metode Al Fuadi telah diwakafkan untuk umat Islam, dan kini telah digunakan di Singapura dan Malaysia.


"Kami bangga mewakafkan HKI Al Fuadi agar dapat digunakan oleh seluruh umat Islam, tanpa batas wilayah," tegasnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube