Kebumen — Sebanyak 340 warga Desa Donorojo, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen mendapatkan layanan pengobatan massal dan khitanan gratis pada Selasa, 16 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di SD Negeri 4 Donorojo dan menjadi salah satu upaya kolaboratif untuk mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah pelosok.
Kegiatan pengobatan massal ini awalnya ditargetkan hanya untuk 100 peserta. Namun, antusiasme warga jauh melampaui perkiraan. Sebanyak 340 orang akhirnya terlayani, sedangkan delapan anak mengikuti program khitanan gratis.
Pelayanan ini juga disertai dengan penyaluran 100 paket sembako dan bantuan rehabilitasi satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp20 juta.
Program ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Kesehatan PPKB Kebumen, RS PKU Muhammadiyah Gombong, Puskesmas Sempor 1, PMI, dan Baznas Kabupaten Kebumen.
Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kebumen, dr. Iwan Danardono, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan akses.
"Kami ingin meningkatkan derajat kesehatan di pelosok Kebumen melalui pelayanan ini. Ini bentuk kepedulian kami untuk masyarakat yang membutuhkan," kata dr. Iwan.
Pengobatan massal ini tidak hanya mencakup pelayanan umum, tetapi juga konsultasi dari berbagai spesialis, sehingga memperluas manfaat yang diterima warga.
Salah satu daya tarik utama kegiatan ini adalah kehadiran tim medis dari RS PKU Muhammadiyah Gombong, termasuk dokter spesialis penyakit dalam dan spesialis kejiwaan. Dokter Rahmawati, Sp.KJ, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif 'Speling' (Dokter Spesialis Keliling) dan 'CKG' (Cek Kesehatan Gratis) yang sudah dijalankan sebanyak tujuh kali oleh pihaknya.
"Kami membawa tim lengkap, dokter umum, dokter spesialis, dan perawat, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar dr. Rahmawati.
Kehadiran para tenaga medis ahli ini disambut baik oleh warga yang datang dari berbagai dusun di Donorojo dan sekitarnya. Mayoritas warga menyampaikan bahwa mereka jarang mendapatkan akses langsung ke dokter spesialis karena keterbatasan jarak dan biaya.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, turut hadir dalam kegiatan pengobatan massal ini dan berinteraksi langsung dengan warga. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari inisiatif pemerintah daerah bertajuk Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge.
"Kali ini yang menangani adalah para dokter spesialis langsung, lho. Jadi jangan disia-siakan. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya," ujar Bupati Lilis, yang disambut tepuk tangan warga.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas hingga ke tingkat desa, terutama di daerah yang akses kesehatannya masih terbatas.
Acara ini juga dihadiri oleh Asisten 1 Sekda Kebumen R. Agung Pambudi, Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Yunita Prasetyani, Ketua PMI Sabar Irianto, Wakil Ketua Baznas Ahmad Sahli Syam, unsur Forkopimcam Sempor, dan pemerintah desa setempat.