Purbalingga — Misteri penyebab kematian laki-laki, yang mayatnya ditemukan di penggilingan batu Desa Baleraksa Kecamatan Karangmoncol Kabupaten Purbalingga terungkap. Ternyata korban merupakan sopir taksi online yang dibunuh oleh penumpangnya.
Kapolres Purbalingga AKBP Achmad Akbar mengungkapkan pelaku adalah Suswanto (45) alias Icus, warga Desa Majapura Kecaamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga. Diduga dia melakukannya tidak sendirian, tetapi bersama dengan seseorang lainnya.
Hal itu diungkapkannya saat konferensi pers kasus penemuan mayat di Karangmoncol di Mapolres Purbalingga, Senin 21 Juli 2025.
"Tersangka merupakan residivis kasus penggelapan sepeda motor dan pencurian handphone yang terjadi pada tahun 2022 lalu," katanya.
Dia menambahkan, tersangka berhasil ditangkap oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Purbalingga di Kabupaten Ngawi Jawa Timur, pada 16 Juli 2025 lalu.
Dijelaskan, tersangka dan korban sudah saling mengenal sebelumnya. "Sebelumnya tersangka dan korban secara tidak sengaja bertemu di RSUD dr R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Keduanya sempat bertukar informasi, jika membutuhkan diriver offline."
Atas dasar itu, tersangka yang terdesak kebutuhan ekonomi kemudian merencanakan aksi bejatnya, untuk menguasai harta korban, yakni mobil dan sejumlah barang berharga lainnya.
"Tersangka menghubungi korban untuk memakai jasanya untuk mengantarkan ke objek wisata Guci (Tegal)," ujarnya.
Namun, di tengah jalan tersangka meminta korban menjemput salah satu temannya di wilayah Kecamatan Karangmoncol. Setiba di lokasi, tersangka kemudian memukul kepala korban menggunakan batu yang sudah disiapkan sebelumnya.
Kemudian korban yang sudah tak sadarkan diri diseret tersangka ke luar mobil dan kemudian kembali dipukul menggunakan batu hingga tak bergerak.
Tersangka kemudian melucuti harta korban berupa handphone dan dompet berisi uang Rp1,5 juta. Namun, ketika hendak melarikan mobil korban, tersangka kesulitan menyalakan. Sehingga, pelaku kemudian meninggalkan mobil korban.
"Tersangka kemudian membuang kunci remote mobil korban di Pasar Segamas. Sedangkan, handphone milik korban dijual tersangka di wilayah Purwokerto," ungkapnya.
Dia menambahkan, barang bukti batu yang digunakan tersangka memukul korban berhasil ditemukan. Namun, kunci remote mobil korban masih dalam pencarian polisi.
"Kami juga menduga tersangka tidak beraksi sendirian. Sebab, dari hasil screenshoot CCTV yang kami dapatkan di dalam mobil ada penumpang lainnya. Diduga, orang tersebut membantu tersangka dalam kasus tersebut," imbuhnya.
Saat ini, pihaknya masih dalam pengejaran untuk menangkap pria yang belum diketahui identitasnya hingga saat ini. Sebab, keterangan tersangka selalu berubah-ubah terkait orang yang diduga membantu tersangka tersebut. Pelaku diduga dua orang.
Diberitakan sebelumnya, mayat laki-laki berlumuran darah ditemukan di penggilingan padi Desa Baleraksa. Mayat tersebut diketahui Bernama Achmad M, warga Kelurahan Wirasana, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, yang berprofesi sebagai driver online.