Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Kunjungi Sekolah Rakyat Banjarnegara, Wamensos: Fasilitasnya Harus Layak

KUNJUNGAN - Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia Agus Jabo Priyono melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 27 Banjarnegara. (diskominfo banjarnegara for disway jateng)

Banjarnegara — Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyono melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 27 Banjarnegara, Sabtu 30 Agustus 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh aspek pendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah rakyat tersebut berjalan dengan layak dan aman.


Wamensos Agus Jabo menyebutkan perhatian tidak hanya tertuju pada ruang kelas. Tetapi juga pada kesejahteraan tenaga pendidik dan staf penunjang lainnya.


"Saya ingin memastikan sarana dan prasarana di sekolah rakyat ini beres dan aman, mulai dari kepala sekolah, guru-guru, wali asuh, hingga tukang sampah dan petugas kebersihan," jelasnya.


Agus Jabo menekankan pentingnya memastikan kenyamanan para siswa, terlebih karena sebagian besar berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Ia menyadari tidak mudah bagi anak usia SMP untuk berpisah dari keluarga dan tinggal di asrama.


"Saya berharap anak-anak bisa kerasan di sini. Bisa berintegrasi dengan teman, guru, dan tenaga pendidik. Meskipun ini masih masa pengenalan, semoga tidak ada kendala teknis dalam prosesnya," tambahnya.


SRMP 27 Banjarnegara saat ini masih berstatus sebagai sekolah rintisan. Namun, pemerintah pusat menargetkan bahwa setiap kabupaten dan kota harus memiliki sekolah rakyat permanen mulai tahun depan. Termasuk Banjarnegara, yang telah menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah tetap.


"Presiden meminta satu sekolah rakyat di setiap pemda dengan kapasitas seribu murid. Lahannya minimal 8,2 hektare. Sekolah rintisan seperti ini hanya akan berlangsung setahun," kata Agus.


Menurutnya, Sekolah Rakyat tidak boleh kalah dari sekolah umum. Meski diperuntukkan bagi anak dari keluarga kurang mampu, fasilitas harus tetap unggul.

Wamen Agus menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat adalah bagian dari strategi besar untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi. Ia menyebut data Kemensos yang menunjukkan 75 persen orang tua di desil 1 dan 2 tidak mampu menyekolahkan anak karena alasan ekonomi.


"Presiden tahu betul bagaimana negara harus hadir. Sekolah Rakyat ini adalah jawaban bagi orang tua yang tak punya biaya menyekolahkan anaknya," tegasnya.


Sekolah Rakyat disiapkan sebagai bentuk intervensi negara terhadap kemiskinan struktural, dimulai dari akses pendidikan.


Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo dan Kementerian Sosial, atas dukungan terhadap program Sekolah Rakyat.


"Ini sangat membantu masyarakat Banjarnegara. Mudah-mudahan apa yang dicita-citakan Presiden bisa terlaksana dengan baik di sini," ujar Amalia.


Ia menyebut bahwa Pemda telah menyiapkan lokasi di Kelurahan Wangon, Kecamatan Banjarnegara, sebagai tempat pembangunan sekolah rakyat permanen. Pekerjaan konstruksi disebut sedang berproses.


"Mudah-mudahan tahun depan Sekolah Rakyat bisa hadir di Banjarnegara secara utuh," tutupnya.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube