Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Makin Modern, Pertanian Berdasar Smart Greenhouse Berkembang di Kabupaten Batang

Pertanian modern smart greenhouse berkembang di Kabupaten Batang.

BATANG — Pertanian modern berbasis smart greenhouse kini menjadi wajah baru sektor hortikultura Kabupaten Batang. Pemerintah Kabupaten Batang sudah membangun tujuh unit smart greenhouse di sejumlah kecamatan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).


“Total ada tujuh smart greenhouse yang kita bantukan, ditambah satu yang sudah ada sebelumnya jadi total delapan binaan,” tutur Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, Irhas Fredy Wibowo, Kamis 20 November 2025.


Dari Deles hingga Gringsing, proyek smart greenhouse ini kini menjadi magnet baru bagi petani yang ingin beralih dari model konvensional menuju sistem digital yang lebih efisien.


Pertanian modern berbasis smart greenhouse semakin populer sejak melon premium menjadi komoditas unggulan yang mendongkrak pendapatan petani Batang dan marak di media sosial.


Smart greenhouse tersebut menyasar kelompok tani di Desa Deles Kecamatan Bawang, Desa Boja, Desa Celungan Surokarto, Banyuputih, dan Gringsing.


Ia menjelaskan bahwa dua unit berada di Deles, dua unit di Boja, dan masing-masing satu unit di Celungan, Banyuputih, serta Gringsing.


Smart greenhouse ini menerapkan digitalisasi penuh, mulai dari penyiraman hingga pemupukan yang serba otomatis, sehingga tanaman lebih terlindungi dari hama dan petani menghemat tenaga kerja.


Sistem otomatis di dalam smart greenhouse membuat lingkungan tanaman lebih stabil dan dapat dipantau secara real time oleh petani melalui perangkat digital.


Komoditas yang dibudidayakan beragam, tetapi melon premium menjadi primadona baru karena kualitasnya jauh di atas melon konvensional.


“Keunggulannya jelas buahnya premium, tahan hama karena tertutup, efisien waktu, dan harganya otomatis lebih tinggi,” ujar Irhas menegaskan.


Menurutnya, melon biasa hanya dihargai sekitar Rp10.000 per kilogram, sementara melon premium dari smart greenhouse bisa mencapai Rp25.000 hingga Rp35.000 per kilogram.


Secara ekonomi, hasilnya sangat menggiurkan karena satu greenhouse standar berukuran 200 meter persegi dengan 497 tanaman dapat menghasilkan omzet Rp17 juta hingga Rp18 juta dalam satu siklus panen sekitar 70 hari.

Pendapatan yang besar ini membuat banyak petani mulai terpikat beralih ke pertanian modern berbasis teknologi.


Lebih menarik lagi, hasil panen melon premium di Batang tidak pernah masuk pasar tradisional maupun supermarket karena selalu habis dibeli langsung oleh pengunjung kebun.


“Sebenarnya kalau yang premium itu enggak usah dipasarkan, pembeli sudah datang sendiri,” lanjut Irhas.


Ia menyebut media sosial turut mendorong tren wisata petik melon langsung dari greenhouse yang kini semakin populer.


Tren itu melahirkan setidaknya 30 titik kebun melon premium mandiri di Kabupaten Batang, di mana 25 di antaranya dikelola oleh petani swasta tanpa bantuan pemerintah.


Tingginya minat petani ini menunjukkan bahwa pertanian modern berbasis smart greenhouse bukan lagi sekadar proyek pemerintah, tetapi kebutuhan baru sektor hortikultura Batang.


Pembangunan satu unit smart greenhouse sendiri menelan anggaran sekitar Rp465 juta dari DAK yang diberikan langsung kepada kelompok tani sebagai bentuk pemberdayaan murni.


Kelompok tani penerima harus memenuhi berbagai persyaratan teknis agar teknologi tersebut tepat guna dan mampu berkembang secara mandiri.


Dalam perkembangannya, para petani melon premium di Batang kini mulai membentuk komunitas untuk mengatur jadwal tanam secara terencana.


Hal tersebut dilakukan untuk menghindari panen serentak yang dapat merusak harga dan distribusi.


Komunitas ini sekaligus menjadi wadah berbagi ilmu, strategi pemasaran, hingga teknik budidaya melon premium yang terus berkembang mengikuti teknologi.


Dengan dukungan pemerintah daerah dan inovasi digitalisasi, pertanian hortikultura Batang diprediksi terus melesat menjadi sentra melon premium Jawa Tengah.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube