Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Ledakan Industri Dongkrak Permintaan Rumah Subsidi, FLPP BRI Batang Melesat

Proses akad rumah massal di Kantor BRI Kabupaten Batang.

BATANG — Gelombang investasi industri di Kabupaten Batang bukan sekadar menciptakan lapangan kerja.


Ia juga mengubah wajah kawasan pemukiman dengan permintaan rumah subsidi yang melonjak tajam, terutama di sekitar KEK Industropolis Batang dan Batang Industrial Park.


Kepala BRI Cabang Batang, Bambang Parulian, menyebut, pertumbuhan sektor industri berbanding lurus dengan antusiasme masyarakat dalam mengakses program Kredit Rumah Subsidi FLPP.


“Hingga Juni saja, kami sudah menyalurkan 230 unit rumah. Tahun lalu cuma 150, sekarang meningkat pesat karena banyak pekerja dari kawasan industri baru,” jelas Bambang, Selasa 3 Juli 2025.


Ia menyebut BRI Batang sekarang jadi primadona para pengembang di Kabupaten Batang.


Sebanyak 55 developer lokal kini bekerja sama dengan BRI Batang untuk menyalurkan FLPP secara cepat dan tepat sasaran, 


Pihaknya mencatat, BRI Batang menyalurkan rumah subsidi mulai dari kecamatan Gringsing hingga Bandar.


Ia menyebut pembangunan perumahan melesat untuk memenuhi kebutuhan pekerja sektor manufaktur dan logistik.


“Pekerja Apparel, pabrik tas, hingga di kawasan KIT Batang mendominasi pengajuan rumah subsidi,” jelas Bambang.


Program ini diprioritaskan untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) yang belum pernah memiliki rumah.


Untuk mempercepat proses, BRI menggunakan platform digital seperti SIKUMBANG, SIAKI, dan SIKASEP untuk memastikan rumah benar-benar siap huni dan sesuai prosedur.

Developer juga diajak komitmen sejak awal: BRI hanya mencairkan dana jika rumah sudah siap dan akta jual beli lengkap.


“Kalau semua berkas lengkap, satu hari bisa langsung cair. Itu sebabnya developer lebih nyaman kerja sama dengan BRI,” tegas Bambang.


Kebijakan ini juga ikut mendongkrak pertumbuhan UMKM konstruksi dan penunjang perumahan.


Kebutuhan cepat akan hunian membuat akad kredit massal menjadi solusi efisien, terutama di awal tahun saat kuota FLPP baru dibuka.


“Januari kita akadkan 10 rumah, Februari sudah 20, sekarang per bulan rata-rata 30 rumah kita akadkan,” ujar Bambang.


Kolaborasi erat dengan Himpera, Apernas, REI, Apersi dan asosiasi pengembang lain mendukung kecepatan dan kualitas pembangunan.


BRI Cabang Batang kini menargetkan 500 unit rumah subsidi tersalurkan hingga akhir 2025, dengan plot kuota dari Kanwil Semarang mencapai 2.000 unit.


“Kita dapat kuota besar karena dianggap wilayah strategis dengan ledakan industri. Tapi FLPP harus tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” kata Bambang.


Perkembangan KEK Batang dan proyek strategis nasional lainnya bukan sekadar cerita pabrik dan investasi.


Di baliknya, ada kebutuhan hunian yang tumbuh bersamaan.


BRI hadir sebagai penghubung antara industri dan masyarakat lewat program FLPP, memastikan setiap pekerja punya kesempatan memiliki rumah layak dan terjangkau di tengah derasnya pertumbuhan ekonomi

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube