Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Kado HUT PGRI 80, Ketua PGRI Batang: Bupati Angkat 760 Tenaga Kependidikan jadi PPPK

Ketua PGRI Kabupaten Batang Arief Rohman (IST).

BATANG — Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Batang, M. Arief Rohman mengapresiasi langkah Bupati Faiz Kurniawan mengangkat 760 tenaga honorer guru dan tenaga kependidikan pada 2025. Apresiasi ini juga bertepatan dengan momen istimewa bagi PGRI yang pada tahun 2025 merayakan HUT ke-80 sekaligus peringatan Hari Guru Nasional.


"Akhirnya mendapatkan kepastian status sebagai Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja," tuturnya, Jumat 21 November 2025.


Pihaknya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Batang, kebijakan mulia dari Bapak Bupati.


Ia menegaskan bahwa setahun ini menjadi momentum penting karena pemerintah benar-benar mengeksekusi janji untuk mengangkat ratusan honorer.


“Kebijakan dari Bapak Bupati ini diwujudkan berupa pengangkatan tenaga honorer guru maupun tenaga kependidikan di tahun ini sekitar 760 orang,” terangnya.


Arief menambahkan bahwa pengangkatan massal honorer tersebut diyakini akan menghabiskan daftar tenaga honorer yang selama bertahun-tahun menunggu kepastian karier.


Ia menyebut langkah ini layak dicatat sebagai salah satu tonggak sejarah pendidikan Batang.


“PGRI selama 80 tahun telah mendedikasikan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun dan mengawal mutu pendidikan,” tegasnya.


Ia menilai usia delapan puluh tahun bukan sekadar angka, tetapi cermin dedikasi panjang para pendidik dalam melahirkan generasi terbaik bangsa.


Untuk memperingati usia emas tersebut, PGRI Batang menggelar dua agenda besar yang dirancang menyatukan ribuan guru dari seluruh kecamatan.


Agenda pertama adalah Lomba-lomba Inovatif yang meliputi seni, olahraga, hingga pembelajaran kreatif yang digelar pada 22 November di Kecamatan Limpung.

Panitia memperkirakan jumlah peserta akan membludak hingga 3.500 sampai 4.000 guru yang siap memamerkan karya dan kreativitasnya.


Agenda kedua adalah Upacara Bendera Kolosal pada 25 November yang akan menjadi puncak perayaan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional.


Upacara yang digelar di Lapangan Limpung tersebut dijadwalkan dipimpin langsung oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan sebagai pembina upacara.


Peserta upacara diperkirakan mencapai 1.000 orang yang berasal dari seluruh kecamatan. Jumlah itu belum termasuk tamu undangan dari berbagai elemen pendidikan dan masyarakat.


Arief menuturkan bahwa momentum kolosal tersebut sekaligus menjadi panggung apresiasi atas keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan guru.


Ia memastikan PGRI Batang akan terus mengawal kebijakan pendidikan agar tetap berpihak pada peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.


Arief juga menegaskan dukungan penuh kepada visi Bupati Faiz Kurniawan untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 melalui pemberdayaan pendidikan yang berkelanjutan.


PGRI Batang berkomitmen menjadi jembatan komunikasi antara guru dan pemerintah agar pembangunan pendidikan berjalan harmonis.


Arief menekankan bahwa perjuangan menciptakan anak-anak Batang yang kompetitif perlu ditopang oleh kesejahteraan guru sebagai fondasinya.


Dengan pengangkatan honorer menjadi ASN PPPK, ia yakin para guru akan semakin fokus mendidik tanpa dibayangi kekhawatiran status kepegawaian.


Arief menutup dengan keyakinan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah dan guru akan menjadi pijakan kuat menuju Batang sebagai pencetak Generasi Emas 2045.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube