Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Dishub Batang Razia Bus AKAP Malam-malam, Temukan Pelanggaran Ini

Dishub Batang melakukan razia bus AKAP di terminal Tipe C Bandar pada Sabtu malam 28 September 2025

BATANG — Kisruh transportasi di Batang karena bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) masuk jalur kecamatan untuk mencari penumpang ditanggapi Dishub Batang. Dishub Batang bersama aparat gabungan langsung menggelar operasi khusus atau razia bus yang menyasar jalur tikus bus AKAP tersebut.


“Kegiatan ini murni merespon atas keluhan awak moda transportasi Angkudes yang diberitakan oleh berbagai media,” tegas Kepala Dinas Perhubungan Batang, **Eko Widiantoyanto, Malam malam 27 September 2025.


Operasi digelar bukan pada jam siang, melainkan malam hari, menyusuri titik rawan di wilayah Bandar dan Blado.


Dishub Kabupaten Batang tak sendirian, mereka menggandeng Dishub Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Perhubungan, hingga Satlantas Polres Batang.


“Malam ini kita operasi gabungan dalam rangka penertiban jalur AKAP yang masuk kecamatan-kecamatan, khususnya di Bandar dan Blado,” lanjut Eko.


Aparat berhasil menghentikan dua bus malam dari perusahaan Agra, yang kedapatan menurunkan dan menaikkan penumpang di luar trayek resmi.


Satu bus kedapatan membawa 18 penumpang, sementara bus lain mengangkut 17 penumpang.


Namun, cerita tak berhenti pada pelanggaran jalur saja. Saat diperiksa lebih detail, petugas menemukan fakta lain yang membuat dahi mengernyit.


“Kami temukan bahwa izin trayeknya ada yang dari Jakarta ke Madiun, tapi tetap saja mengambil penumpang di lokasi yang salah. Bus yang satunya juga uji KIR-nya sudah habis,” ungkap Eko.

Artinya, pelanggaran yang dilakukan bukan hanya soal lokasi operasi, melainkan juga soal kelengkapan dokumen kendaraan.


“Ini dua hal yang kita temukan dalam operasi malam hari ini,” tambahnya. Bagi para sopir Angkudes, aksi bus AKAP bandel ini seperti duri dalam daging.


Sebab, setiap kali bus AKAP nekat masuk jalur pedesaan, otomatis penumpang lokal yang seharusnya naik Angkudes, lebih memilih bus besar dengan tarif miring.


“Kalau dibiarkan, habis kami, Mas. Penumpang sudah sepi, masih direbut bus malam,” keluh seorang sopir Angkudes saat ditemui di terminal Bandar.


Paguyuban Angkudes bahkan mendesak Bupati Batang Faiz untuk turun tangan langsung agar kepastian usaha mereka tetap terjaga.


Mereka menegaskan, jika penertiban tidak dilakukan secara konsisten, maka mata pencaharian sopir lokal akan semakin terancam.


Operasi gabungan ini diharapkan jadi peringatan keras bagi perusahaan bus AKAP yang nekat melanggar trayek.


Bukan hanya merugikan sopir lokal, tapi juga berpotensi mengganggu ketertiban transportasi di Batang.


“Kami akan terus lakukan operasi ini secara rutin. Jangan sampai ada yang berpikir bisa seenaknya sendiri,” tutup Eko.