Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Disdikbud Jawa Tengah Monitoring SPMB

MONITORING - Kepala Disdikbud Jawa Tengah Sadimin didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X1 Tegal Indri Astuti
Kepala SMA dan SMK saat monitoring dan evaluasi SPMB.(meiwan/radartegal)

TEGAL — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah melakukan monitoring terkait pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di wilayah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X1.


Kepala Disdikbud Jawa Tengah Sadimin didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X1 Tegal Indri Astuti, Kepala SMA dan SMK langsung monitoring SPMB di sejumlah sekolah.


"Monitoring pelaksanaan SPMB di wilayah, dan bersamaan Hari Lingkungan Hidup beberapa waktu lalu di Brebes," kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Tegal Indri Astuti, Rabu (18/6).


Untuk tahapan SPMB pun sudah dilaksanakan yaitu Lauching SPMB dilakukan 9 Mei 2025, kemudian pengajuan akun dan verifikasi dokumen 26 Mei hingga 10 Juni,'' ujarnya.


Sementara aktivasi Akun 3 hingga 10 Juni dan untuk sikronisasi data calon murid sistem aplikasi. Dilanjutkan dengan pendaftaran pemilihan sekolah dan perubahan pilihan pendaftaran 12 hingga 17 Juni, untuk evaluasi dan masa tenang 18 hingga 19 Juni.


Untuk 20 Juni pengumuman hasil seleksi, daftar ulang 23 hingga 26 Juni, pengumuman daftar peserta cadangan 17 Juni, untuk daftar ulang 2 hingga 3 Juli. Sedangkan tahun ajaran baru akan dimulai 14 Juli.

"Untuk proses pemilihan sekolah sudah selesai dilakukan, dan pengumuman akan dilakukan 20 Juni nanti," ujarnya.


Untuk jalur yang digunakan jenjang SMA ada empat jalur yaitu Domisili 33 persen dan domisili khusus paling banyak 5 persen dalam kuota domisili, Jalur Afirmasi paling sedikit 32 persen, Prestasi 30 persen dan Mutasi 5 persen.


Sedangkan untuk jenjang SMK ada tiga jalur yaitu Prestasi 75 persen, Afirmasi 15 persen dan Domisili 10 persen.


Untuk tahun ini tidak ada jalur khusus sebab di Kecamatan Tegal Selatan sudah ada SMA Negeri 6 Tegal. Kemudian ada juga kerjasama antara Provinsi dan sekolah swasta untuk siswa memilih melalui jalur afirmasi di sekolah kemitraan yaitu di SMA NU Kota Tegal dan Al Irsyad.


Sekolah kemitraan tersebut menampung siswa satu rombel yang semua biaya selama sekolah gratis seperti di negeri. Untuk daya tampung masih satu rombel dan jadi pilot project dalam sekolah kemitraan tersebut.


"Monitoring tersebut berbarengan dengan kunjungan Pak Gubernur di Brebes, sekaligus melakukan monitoring SPMB," pungkasnya.(meiwan)

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube