GROBOGAN — Jalan rusak puluhan tahun di Dusun Tonjong, Desa Deras, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, dibangun oleh warga setempat secara gotong royong menggunakan uang dari hasil iuran.
Pembangunan jalan sekitar 100 meter itu telah mulai dikerjakan sejak satu pekan terakhir secara swadaya.
Koordinator Lapangan, Mas’ud mengatakan, sebelum memutuskan membangun jalan secara swadaya, pihaknya mengaku sudah mengadukan titik jalan rusak itu kepada pihak desa setempat hingga Pemerintah Kabupateb (Pemkab) Grobogan melalui DPUPR. Namun, hingga kini pembangunan tidak kunjung dilakukan.
”Saya umurnya sudah 43 tahun, sejak kecil belum pernah diperbaiki. Kami sudah minta ke Dinas PU, desa, sampai sekarang belum terealisasi,” katanya pada Kamis (23/10/2025).
Mas’ud mengaku, bahwa pihaknya sudah meminta izin kepada pemerintah desa setempat untuk pembangunan jalan tersebut. Ia pun berharap, dengan perbaikan jalan tersebut mampu meningkatkan perekonomian warga setempat.
”Anak-anak sekolah juga tidak banyak yang jatuh lagi serta mempercepat akses ke kota. RT, RW kami ikutkan juga,” bebernya.
Lebih lanjut, Mas’ud menyampaikan, jalan rusak itu sebenarnya sepanjang sekitar 600 meter. Tetapi, perbaikan jalan baru dapat dilakukan sekitar 100 meter karena keterbatasan anggaran. Katanya, iuran yang diberikan warga bervariasi. Tak hanya dari warga yang tinggal di dusun setempat, tetapi juga yang sedang merantau.
”Kami minta donasi dari warga sini yang merantau ke Malaysia, dikasih Rp 10 juta. Begitu dapat, langsung kami kerjakan bertahap,” jelasnya.
Warga setempat, Mutohar, menyatakan berapa pun donasi yang diperoleh akan langsung direalisasikan untuk membangun jalan tersebut. Ia pun berharap dapat menyelesaikan perbaikan jalan hingga sepanjang 600 meter.
”Berapa pun dapatnya, Rp 1 juta, Rp 2 juta langsung kita realisasikan. Harapannya bisa tuntas 600 meter,” katanya.
Selain uang, sebagian warga juga menyumbang dalam bentuk material bangunan seperti semen, pasir, dan batu.