GROBOGAN — Hingga saat ini, polisi masih memburu pelaku pembuang bayi perempuan di semak-semak sekitar jembatan Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat malam (19 September 2025).
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Gabus Iptu Witoyo menyebutkan, pihaknya sudah mengecek sekitar lokasi kejadian, tapi ternyata tidak banyak terdapat kamera pengawas CCTV.
"CCTV di sekitar lokasi kebetulan tidak banyak. Yang balaidesa Gabus dekat lokasi kejadian juga tidak mengkaver yang ke arah jembatan,” katanya.
Iptu Witoyo menyampaikan, pihaknya pun segera menuju lokasi bersama Tim Inafis Polres Grobogan usai mendapat laporan temuan bayi malang tersebut. Tim langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian.
”Belum bisa disimpulkan apakah bayi tersebut dilahirkan di puskesmas atau mandiri. Kami masih terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi,” bebernya.
Sebelumnya viral video penemuan bayi perempuan di semak-semak Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. Kejadian tersebut membuat geger warga setempat.
Dalam video yang ramai dibagikan di media sosial tersebut tampak seorang bayi yang masih berlumuran darah sebagai pertanda baru saja dilahirkan. Bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang pedagang mie tek-tek yang berjualan di sekitar lokasi kejadian.
Iptu Witoyo menyampaikan, penemuan bayi tersebut bermula saat pedagang mie tek-tek mendengar suara tangisan di semak-semak. Namun karena takut, ia tidak berani mengecek sendiri, lalu meminta warga lain untuk memastikan.
"Saat dicek, benar ditemukan seorang bayi perempuan," katanya.
Iptu Witoyo melanjutkan, bayi tersebut kemudian segera dibawa oleh warga sekitar ke Puskesmas 1 Gabus untuk mendapatkan perawatan medis. Saat diperiksa, kondisi bayi masih terdapat darah serta tali pusar sudah terputus.
"Dari pemeriksaan awal, ditemukan luka lecet di bagian dada dan paha si bayi," pungkasnya.