Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pengurus MUI Kecamatan se-Grobogan 2025-2030 Dikukuhkan, Ini Pesan Wabup Sugeng Prasetyo

PENGUKUHAN: Wabup Grobogan Sugeng Prasetyo (dua dari kiri) mengahadiri acara pengukuhan pengurus MUI keamatan se-Kabupaten Grobogan 2025-2030 di Masjid Jabalul Khoir pada akhir pekan lalu. (Dok. Ajudan Wabup Grobogan)

GROBOGAN — Sebanyak 350 pengurus Majelis Ulama Indonesia Kecamatan (MUI) se-Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, untuk masa khidmah 2025 hingga 2030 telah dikukuhkan di Masjid Jabalul Khoir Purwodadi, pada akhir pekan lalu.


Para ppengurus yang dikukuhkan langsung oleh Ketua MUI Grobogan KH Yasin itu diantaranya seperti dewan pertimbangan, dewan pengurus harian beserta ketua, sekretaris, dan anggota komisi.


Turut hadir dalam acara pengukuhan itu Wakil Bupati (Wabup) Grobogan Sugeng Prasetyo dan Kepala Balai Diklat Keagamaan Semarang, Dr Muchammad Toha.


Wabup Sugeng Prasetyo memberikan ucapan tahniah kepada para pengurus baru MUI kecamatan se-Kabupaten Grobogan dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus sebelumnya atas kontribusi mereka dalam membangun mental dan spiritual masyarakat.

"MUI telah menjadi mitra penting pemerintah daerah. Sesuai tema kegiatan pada hari ini, Menguatkan Ukhuwah Islamiyyah serta Kebersamaan dalam Menghadapi Tantangan Global, maka dukungan ulama sangat kami harapkan," ungkapnya.


Lebih lanjut, Wabup Sugeng Prasetyo menambahkan, peran doa serta bimbingan para ulama juga sangat penting guna menjaga suasana kondusif dan memperkuat kerukunan antar umat bergama. Khususnya pada momentum pasca Pilkada 2024.


“Kami berharap tidak ada upaya adu domba, penyebaran hoaks, serta perpecahan di Grobogan,” tegasnya ketika memberikan sambutan mewakili Bupati Grobogan.


Menurut Wabup Sugeng Prasetyo, pesta politik lima tahunan seharusnya menjadi momentum guna memperkuat ukhuwah Islamiyah maupun ukhuwah Watoniyah, bukan memecah belah umat.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube