Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Pasca Letupan di SPBE Putat Grobogan, Suplai Elpiji Dialihkan ke Tiga SPBE Terdekat

PASOKAN: Petugas sedang mempersiapkan pasokan elpiji untuk sejumlah wilayah di salah satu SPBE di Jawa Tengah beberapa waktu lalu. (Dok. Pertamina)

GROBOGAN — Pasca terjadi letupan api di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Puri Bakti Siwi di Desa Putat, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (6 Oktober 2025) sore, Pertamina pun mengalihkan suplai elpiji sebanyak 54 metrik ton ke SPBE terdekat.


“Untuk suplai dialihkan ke 3 SPBE, yakni dua di Kabupaten Grobogan dan satu lagi di Kabupaten Demak,” terang Area Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Taufiq Kurniawan, saat dikonfirmasi dsiwayjateng.com pada Rabu (8 Oktober 2025) pagi.


Taufiq, sapaan akrabnya, menyebutkan, setelah kejadian itu operasional lansgung dihentikan sementara dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut mengenai penyebab terjadinya musibah itu. Dari situ, kemudian suplai LPG dialihkan ke SPBE terdekat. sehingga suplainya tidak terhambat.


“Tetap continuity atau berlanjut,” tegasnya menambahkan.


Ketika ditanya tentang SOP Keamanan, Taufiq menjelaskan, pihaknya sebenarnya sudah menerapkan standar kemanan terhadap seluruh operator hingga dilakukan sertifikasi di SPBE PT Puri Bakti Siwi di Desa Putat tersebut.

”Soal standar keamanan di SPBE, kami telah melakukan training kepada operator SPBE terkait. Kemudian melakukan sertifikasi-sertifikasi, bagian security juga kami training. Namun, yang namanya musibah, kapan pun bisa terjadi. Yang terpenting adalah ini tidak mengganggu suplai elpiji,” imbuhnya.


Lebih lanjut, Taufiq menyampaikan, pasca kejadian itu Pertamina akan melakukan evaluasi secara berkala. Berikutnya, kalau sudah diketahui penyebab peristiwa itu, pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh.


”Kami akan evaluasi terus seara berkala. Setelah nanti tahu penyebab terjadinya musibah ini, kami bisa lakukan evaluasi secara menyeluruh mengenai penyebab terjadinya flash fire atau percikan api ini,” pungkasnya.


Sebelumnya diberitakan, telah terjadi letupan api di SPBE PT Puri Bakti Siwi, Desa Putat, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Senin (6 Oktober 2025) sore. Akibat kejadian itu, ada 11 pekerja SPBE mengalami luka-luka bakar.