JEPARA — Destinasi wisata Sendang Kali Ngetuk yang kini viral, memantik rasa penasaran Bupati-Wakil Bupati Jepara, Witiarso Utomo dan Ibnu Hajar. Mereka pun berkunjung di wisata alam yang berlokasi di Desa Banjaragung, Kecamatan Bangsri Jepara.
Kunjungan ini dilakukan, usai mereka melaksanakan program “Bupati Ngantor di Desa” di Banjaragung. Destinasi wisata alam ini sedang menjadi andalan warga Desa Banjaragung, karena kejernihan airnya yang berasal dari mata air Pegunungan Muria.
Sendang Kali Ngetuk dikelola Pemerintah Desa Banjaragung sejak tahun 2020. Kali Ngetuk mulai ramai dikunjungi wisatawan sejak 2024, setelah adanya pembangunan dan penataan area wisata.
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan, Pemkab Jepara siap mendukung pengembangan wisata ini agar lebih aman dan nyaman bagi pengunjung.
“Sendang Kali Ngetuk punya potensi besar. Kami akan bantu penguatan sarana prasarana, karena saat ini masih ada yang perlu ditingkatkan, khususnya dari sisi safety,” ujar Hajar baru-baru ini.
Ia juga menyebutkan, nantinya akan ada skema bagi hasil antara pemerintah desa dan pengelola agar keberlanjutan wisata tetap terjaga.
Salah satu pengunjung, Isrotun warga Desa Pendem, Kecamatan Kembang, mengaku senang berkunjung ke Kali Ngetuk karena airnya yang segar dan tiket masuknya sangat terjangkau.
“Aku sering ke sini karena airnya jernih banget, alami dari sumbernya. Tiket masuk cuma Rp3.000, cocok buat refreshing murah meriah,” tuturnya.
Ketua RW 6 Banjaragung, Oliv Andriyanto, menjelaskan bahwa Kali Ngetuk memiliki dua kolam pemandian, satu untuk anak-anak dengan kedalaman 50 cm dan satu untuk umum dengan kedalaman 110 cm.
“Semua air dari tiga sumber mata air asli tanpa kaporit. Wisata ini buka tiap hari dari pagi sampai jam lima sore,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa tanah tempat wisata ini merupakan milik desa, sehingga dikelola sepenuhnya oleh warga bersama pemerintah desa.
Dengan dukungan pemerintah daerah, antusiasme masyarakat, dan keindahan alam yang masih terjaga, Sendang Kali Ngetuk berpeluang menjadi ikon wisata alam baru di Jepara bagian utara.