Logo Logo
About Us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.

Read More

Address: 301 The Greenhouse London,
E2 8DY UK

Phone: 820-885-3321

Email: support@domain.com

Jepara Bangun 130 SPPG, Ditargetkan 50 Persen Dapur MBG Beroperasi Akhir Tahun Ini

Bupati Witiarso mengecek kondisi SPPG Kelet yang baru diresmikan.

JEPARA Kabupaten Jepara kini telah memiliki. sebanyak 43 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi. Sesuai rencana, pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bumi Kartini sebanyak 130 unit.


Terbaru, Bupati Jepara Witiarso Utomo kembali meresmikan SPPG di Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Selasa (28/10/2025).


Kehadiran SPPG baru ini menegaskan bahwa program andalan Presiden Prabowo Subianto sudah menyasar kawasan Jepara utara yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Pati.


Prosesi peresmian bangunan SPPG ditandai pemotongan pita dan penyiraman air bunga ke armada SPPG oleh Bupati Witiarso Utomo, Dandim 0719/Jepara Khoirul Cahyadi dan pejabat lainnya.


Bupati Witiarso Utomo menyampaikan, pembangunan SPPG merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang unggul.


Selain itu, untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan, khususnya di pedesaan.

“Sudah beroperasi 43 SPPG, mudah-mudahan bisa bermanfaat dalam rangka menyiapkan generasi muda untuk bangsa Indonesia, khususnya Jepara. Targetnya, semua SPPG bisa beroperasi dan benar-benar menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujar Bupati Witiarso.


Witiarso menyebut bahwa program pembangunan SPPG sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Yakni menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).


“Pesan dari Pak Prabowo bukan hanya membangun SDM melalui MBG, tapi juga efeknya mampu mendorong ekonomi kerakyatan di desa-desa,” imbuh Witiarso.


Witiarso menargetkan hingga akhir tahun ini sebanyak 50 persen SPPG sudah beroperasi. Sehingga seluruhnya dapat berjalan maksimal pada tahun depan.


Ia juga mendorong peran generasi muda, khususnya petani muda untuk mengambil bagian dalam upaya ini.


“Kami ingin petani muda semakin banyak dan berperan aktif. Dengan adanya SPPG, kita membuktikan bahwa kebutuhan sayur-mayur dan gizi nasional bisa dipenuhi sendiri tanpa bergantung pada negara lain. Petani muda adalah masa depan, terutama bagi Jepara,” tegasnya.

SPPG Kelet Layani 3503 Pelajar

Prosesi peresmian SPPG ditandai penyiraman air bunga ke armada SPPG oleh Bupati Witiarso Utomo Dandim 0719 Jepara Khoirul Cahyadi.

Sementara itu, Kepala SPPG Kelet, Lia Khoirun Nisa menjelaskan, penerima manfaat program MBG di wilayahnya mencapai 3.503 orang.


Namun dari jumlah itu, belum termasuk penerima manfaat kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang berjumlah 329 orang dan dijadwalkan akan disalurkan pada minggu depan.


“Sebanyak 1.500 penerima manfaat pertama sudah mulai didistribusikan. Kami juga telah melakukan sosialisasi kepada 41 satuan pendidikan penerima manfaat, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik ke depannya,” ujar Lia.


Salah satu sekolah yang dilayani SPPG Kelet adalah pelajar MAN 2 Jepara. Usai peresmian SPPG Kelet, Bupati Witiarso dan Dandim 0719/Jepara Letkol (Arm) Khoirul Cahyadi meninjau langsung pembagian MBG di MAN 2 Jepara.


Menu yang diterima para pelajar MAN 2 Jepara pada saat ditinjau adalah nasi putih dengan lauk ayam goreng, tempe dan sayur wortel serta buah anggur segar.


Salah satu pelajar MAN 2 Jepara, Shensiya mengatakan sudah dua hari terakhir menerima menu MBG. Menurutnya menu MBG itu sesuai dengan lidahnya.


"Rasanya enak. Suka," tandas pelajar kelas XI ini.


Dengan diresmikannya SPPG Kelet, Pemerintah Kabupaten Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan ketahanan pangan, serta menyiapkan generasi muda yang mandiri dan berdaya saing untuk masa depan Indonesia.

Media Sosial

Facebook
Twitter
Instagram
Youtube