PATI — Temuan sesosok mayat dengan tangan terikat dan kondisi membusuk di dalam jurang, membuat geger warga Kabupaten Pati wilayah selatan. Korban yang diduga tewas dibunuh ini, ternyata berinisial KR (34), warga Desa Beketel Kecamatan Kayen Kabupaten Pati.
Mayat pria ditemukan warga dalam kondisi terikat di dalam tebing jalan Purwokerto-Beketel di Kecamatan Kayen Kabupaten Pati, Minggu 27 Juli 2025.
Warga awalnya penasaran dengan bau busuk yang menyengat. Setelah dilakukan pencarian asal sumber bau busuk berasal dari dasar jurang.
Penemuan mayat tanpa identitas ini akhirnya viral dan diunggah di media sosial. Kabar penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan ini didengar aparat Polsek Kayen.
Jasad korban akhirnya dibawa ke kamar mayat rumah sakit untuk divisum. Sehingga bisa diketahui untuk pemicu kematian korban.
Sementara itu, Tim Satreskrim Polresta Pati langsung bergerak cepat dalam mengungkap misteri kematian korban. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menangkap dua terduga pelaku pembunuhan terhadap korban.
Kedua terduga pelaku pembunuhan saat ini masih diperiksa intensid di Mapolresta Pati. Dari keterangan yang diperoleh polisi, korban merupakan warga Desa Beketel berinisial KR (34).
Korban berinisial KR diketahui pergi dari rumahnya pada Sabtu malam 19 Juli 2025, sekitar pukul 19.30 WIB. Sejak saat itu, korban tidak kembali ke rumahnya.
Kabar penangkapan dua terduga pembunuhan yang mayatnya dibuang ke jurang, dibenarkan Kapolresta Pati melalui Kasat Reskrim Kompol Heri Dwi Utomo.
"Kita amankan dua orang diduga pelaku, namun masih dalam pemeriksaan," ujar Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Heri Dwi Utomo saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Minggu 27 Juli 2025.
Heri mengaku belum menjelaskan secara detail nama kedua orang yang ditangkap dan diduga pelaku pembunuhan korban. Penangkapan kdua terduga pembunuhan itu, dilakukan polisi tidak kurang dari 24 jam usai mayat korban ditemukan.
Sebelumnya, Kapolsek Kayen AKP Parsa mengatakan, mayat pria ditemukan pada, Sabtu 26 Juli 2025 kemarin. Polisi menerima laporan temuan mayat pria membusuk tanpa identitas di dalam jurang jalan Purwokerto.
"Kami mendapati kondisi mayat sudah membusuk dengan lidah menjulur, tali tambang melilit di leher dan terhubung ke kaki. Ini sangat mengindikasikan adanya unsur kekerasan. Kami pastikan ini bukan kematian wajar," ujar AKP Parsa.
Parsa menyebut, ciri-ciri KR sangat identik dengan kondisi jenazah yang ditemukan, termasuk bekas jahitan di empat jari tangan kanan akibat patah tulang.
"Cara korban diikat dan diletakkan di dalam jurang menunjukkan adanya upaya pelaku untuk menyembunyikan jenazah. Ini membuat penyelidikan mengarah kuat ke dugaan pembunuhan," terang Parsa.